Polda Sumut Turun Tangan Atasi Antrean BBM di Medan, Delapan Personel Dikerahkan
MEDAN Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menurunkan delapan personel untuk membantu proses distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke
NASIONAL
JAKARTA – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Rabu, 15 Juli 2026.
Penguatan mata uang Garuda didorong oleh melemahnya dolar AS setelah data inflasi Amerika Serikat dirilis lebih rendah dari perkiraan pasar.
Berdasarkan data Doo Financial Futures pada pukul 09.05 WIB, rupiah menguat sekitar 0,14 persen ke posisi Rp18.065 per dolar AS.Baca Juga:
Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia juga mencatat penguatan terhadap dolar Amerika Serikat.
Di antara mata uang Asia, ringgit Malaysia mencatat penguatan terbesar dengan kenaikan 0,27 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, yen Jepang menguat 0,10 persen, diikuti yuan China, peso Filipina, dan dolar Taiwan yang masing-masing naik 0,09 persen.
Adapun dolar Singapura menguat 0,07 persen.
Sebaliknya, rupee India menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,61 persen.
Won Korea Selatan melemah 0,09 persen, sedangkan baht Thailand turun 0,08 persen terhadap dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS setelah inflasi Amerika Serikat tercatat lebih rendah dari ekspektasi pasar.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) menjadi lebih kecil.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah cukup besar setelah data inflasi AS lebih rendah dari harapan. Hal ini memicu menurunnya ekspektasi terhadap suku bunga The Fed," ujar Lukman, Rabu, 15 Juli 2026.
Selain data inflasi, Lukman menilai pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang cenderung lebih lunak (less hawkish) juga memberikan sentimen positif bagi pasar.
Namun, ia menegaskan bahwa faktor utama yang menekan dolar AS tetap berasal dari data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.
"Pernyataan Kepala The Fed Kevin Warsh memang cenderung less hawkish. Namun, data inflasi semalam merupakan faktor utama yang menekan dolar AS," katanya.
Meski rupiah diperkirakan masih memiliki peluang untuk menguat, Lukman menilai ruang penguatannya tidak akan terlalu besar.
Hal itu disebabkan harga minyak mentah dunia yang masih bertahan di level tinggi akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, tingginya harga minyak dapat meningkatkan tekanan inflasi di dalam negeri sekaligus memperbesar kebutuhan devisa Indonesia untuk impor energi.
Kondisi tersebut berpotensi membatasi penguatan rupiah dalam jangka pendek.
Untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS, dengan kecenderungan tetap menguat apabila tekanan terhadap dolar Amerika Serikat masih berlanjut.* (bi/ad)
MEDAN Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menurunkan delapan personel untuk membantu proses distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke
NASIONAL
MEDAN Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Budiman Nadapdap, meminta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumatera
POLITIK
MEDAN Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan membuat masyarakat harus m
PERISTIWA
MEDAN Penyidik Polrestabes Medan mengungkap perkembangan terbaru dalam kasus kematian seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanah
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjung Jabung Timur mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan yang terj
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Aparat kepolisian menangani kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di wilayah Kecamatan Mendahara Ulu, K
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) kembali menguat pada perdagangan Rabu, 15 Juli 2026. Kenaikan ini men
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Rabu, 15 Juli 2026. Penguatan mata u
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Rabu, 15 Juli 2026, dengan penguatan tipis. Kenaikan indeks didorong oleh
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau seluruh mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II
NASIONAL