BREAKING NEWS
Sabtu, 18 Juli 2026

Update Harga Pangan Sabtu 18 Juli 2026: Cabai Turun tapi Ayam dan Telur Melonjak

Dharma - Sabtu, 18 Juli 2026 10:24 WIB
Update Harga Pangan Sabtu 18 Juli 2026: Cabai Turun tapi Ayam dan Telur Melonjak
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional pada akhir pekan bergerak cukup beragam.

Beberapa komoditas hortikultura seperti bawang merah, bawang putih, dan sebagian jenis cabai masih mengalami penurunan harga, sementara harga cabai rawit hijau, daging ayam ras, serta telur ayam justru mengalami kenaikan.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Sabtu (18/7/2026), harga beras secara umum masih berada dalam kondisi stabil dengan perubahan yang relatif kecil.

Baca Juga:

Untuk beras kualitas bawah I, harga mengalami kenaikan tipis sebesar 0,34 persen menjadi Rp14.750 per kilogram.

Sementara beras kualitas bawah II masih bertahan di angka Rp14.550 per kilogram.

Adapun beras kualitas medium I dan medium II masing-masing tetap berada pada harga Rp16.350 per kilogram dan Rp16.150 per kilogram.

Sedangkan beras kualitas super I dan super II juga belum mengalami perubahan, masing-masing berada di level Rp17.650 per kilogram dan Rp17.150 per kilogram.

Pergerakan harga terlihat cukup signifikan pada komoditas bawang dan cabai.

Harga bawang merah ukuran sedang tercatat turun sebesar 4,05 persen menjadi Rp43.800 per kilogram.

Sementara itu, bawang putih ukuran sedang juga mengalami penurunan sebesar 1,8 persen menjadi Rp43.750 per kilogram.

Pada kelompok cabai, harga cabai merah besar turun 2,87 persen menjadi Rp47.450 per kilogram.

Cabai merah keriting juga mengalami penurunan sebesar 4,32 persen menjadi Rp46.500 per kilogram.

Selain itu, harga cabai rawit merah turun 4,34 persen menjadi Rp57.250 per kilogram.

Namun, berbeda dengan jenis cabai lainnya, harga cabai rawit hijau justru mengalami kenaikan.

Harga komoditas tersebut naik sebesar 5,26 persen menjadi Rp53.000 per kilogram.

Untuk komoditas minyak goreng, harga masih relatif stabil di tingkat pasar.

Minyak goreng curah tetap berada di angka Rp20.550 per liter.

Sementara minyak goreng kemasan bermerek I mengalami penurunan tipis sebesar 0,21 persen menjadi Rp24.200 per liter.

Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II justru naik tipis sebesar 0,21 persen menjadi Rp23.450 per liter.

Harga gula juga belum mengalami perubahan berarti.

Gula pasir kualitas premium masih berada di angka Rp20.300 per kilogram, sementara gula pasir lokal tetap di harga Rp19.100 per kilogram.

Pada kelompok pangan hewani, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga.

Harga daging sapi kualitas I naik tipis sebesar 0,03 persen menjadi Rp150.600 per kilogram.

Sementara daging sapi kualitas II turun sebesar 0,28 persen menjadi Rp141.550 per kilogram.

Kenaikan lebih terlihat pada harga daging ayam ras segar yang meningkat sebesar 3,92 persen menjadi Rp38.450 per kilogram.

Selain itu, harga telur ayam ras segar juga mengalami kenaikan sebesar 1,21 persen menjadi Rp29.300 per kilogram.

Secara keseluruhan, harga pangan nasional hingga akhir pekan masih menunjukkan pergerakan yang berbeda-beda.

Beberapa komoditas mengalami penurunan, sementara sejumlah bahan pangan lainnya mengalami kenaikan.

Penurunan harga terutama terjadi pada bawang merah, bawang putih, serta sebagian besar jenis cabai.

Sementara kenaikan harga terjadi pada cabai rawit hijau, daging ayam ras, dan telur ayam.

Perubahan harga pangan ini menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari, terutama dalam menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga.* (bi/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Sindir Pihak yang Keluhkan Harga Beras Mahal: Suruh Mereka Tanam Padi Sendiri!
Emas Antam Naik Lagi Hari Ini, Harga 1 Gram Tembus Rp2,6 Juta
Berdampak Nyata bagi Masyarakat, Program Inovatif PHKT Dapat Penghargaan CSR Terbaik dari Pemkab Penajam Paser Utara
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 18 Juli 2026 di Seluruh Indonesia
Kapolda Aceh Hadiri Panen Raya Nasional di Pidie, Perkuat Sinergi TNI-Polri Dukung Ketahanan Pangan
TNI Klaim Berkontribusi 55 Persen Target Produksi Beras Nasional 2026 Lewat Pendampingan Petani
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru