BREAKING NEWS
Sabtu, 25 Juli 2026

IHSG Menguat Pekan Ini, Investor Asing Tetap Incar Saham Bank dan Energi

Nurul - Sabtu, 25 Juli 2026 10:19 WIB
IHSG Menguat Pekan Ini, Investor Asing Tetap Incar Saham Bank dan Energi
ilustrasi - IHSG ditutup menguat sebesar 0,34 persen ke level 6.196,43 dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya yang berada di angka 6.175,53. (Foto: Dok. KabarBursa.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan pada perdagangan pekan ini meski pasar masih dibayangi sentimen global, termasuk meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

IHSG ditutup menguat sebesar 0,34 persen ke level 6.196,43 dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya yang berada di angka 6.175,53.

Pengamat pasar modal Hari mengatakan, sebenarnya terdapat sentimen positif yang mendukung pergerakan pasar setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan tingkat suku bunga.

Baca Juga:

Namun, kondisi berubah menjelang akhir pekan setelah muncul sentimen eksternal berupa konflik AS dan Iran yang kembali memanas.

"Sentimen itu berada di luar kontrol domestik dan akhirnya menjadi tekanan negatif bagi pasar," ujar Hari, Jumat (24/7/2026).

Meski terjadi tekanan akibat faktor global, minat investor asing terhadap sejumlah saham unggulan masih tetap terlihat. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp759,46 miliar dalam satu sesi perdagangan.

Menurut Hari, investor asing masih melakukan akumulasi terhadap beberapa saham sektor perbankan dan energi yang dinilai memiliki prospek positif.

Beberapa saham yang masih menjadi perhatian investor asing antara lain sektor perbankan seperti BBRI dan BBCA, serta saham energi seperti ANTM, ADRO, dan ITMG.

Sektor energi dinilai masih menarik karena didukung potensi kenaikan harga komoditas, sementara sektor perbankan mendapatkan sentimen positif dari stabilnya kebijakan suku bunga BI yang dapat menjaga prospek penyaluran kredit.

"Kedua sektor tersebut masih menjadi pilihan utama investor asing di tengah tingginya volatilitas pasar global," jelas Hari.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas perdagangan saham selama periode 20–24 Juli 2026 mengalami peningkatan pada sejumlah indikator utama.

Rata-rata volume transaksi harian meningkat 66,88 persen menjadi 43,68 miliar saham dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di angka 26,17 miliar saham.

Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian Bursa naik 41,21 persen menjadi Rp19,76 triliun dari sebelumnya Rp13,99 triliun.

Frekuensi transaksi harian juga meningkat 14,4 persen menjadi 2,67 juta kali transaksi.

Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI tumbuh 1,13 persen menjadi Rp10.870 triliun dari sebelumnya Rp10.749 triliun.

Meski IHSG berhasil menguat, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih secara keseluruhan. Pada perdagangan terakhir, nilai net sell asing mencapai Rp1,36 triliun.

Secara kumulatif sepanjang 2026, total aksi jual bersih investor asing tercatat mencapai Rp79,09 triliun.

Pergerakan IHSG ke depan masih akan dipengaruhi oleh sentimen global, kebijakan moneter dalam negeri, serta kinerja emiten yang menjadi pilihan investor.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hari Anak Nasional 2026: Kahiyang Ayu Ajak Ratusan Anak Yatim dan Disabilitas Belanja Kebutuhan Sekolah
Prabowo Targetkan Rel Kereta 14.000 Km, Indonesia Siapkan Jaringan Transportasi ala Jepang
IHSG Dibuka Melemah Jelang Akhir Pekan, Indeks Turun ke Level 6.255
Pelajar Tewas Ditembak saat Tawuran di Medan, Polisi Akui Penyelidikan Masih Terkendala
Pemprov Sumut Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal Gratis, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
Siswa SMA Tewas Diduga Ditembak Saat Bentrokan di Medan, Ibu Korban Minta Keadilan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru