BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Kalimantan Masih Gelap, Prabowo Turun Tangan Minta Bahlil Segera Bertindak

Adelia Syafitri - Selasa, 04 Agustus 2026 19:28 WIB
Kalimantan Masih Gelap, Prabowo Turun Tangan Minta Bahlil Segera Bertindak
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (foto: Bahlil Lahadalia/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan.

Permintaan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Salah satu pembahasan dalam rapat itu adalah kondisi kelistrikan yang dikelola PT PLN (Persero).

Baca Juga:

Usai pertemuan, Bahlil mengatakan Presiden memberikan arahan agar pemerintah bersama PLN segera mencari solusi atas gangguan pasokan listrik yang masih terjadi di beberapa daerah.

"Teman-teman media, kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan Bapak Presiden. Di dalam pembahasan itu salah satu di antaranya kami bahas adalah persoalan PLN, persoalan listrik," kata Bahlil seusai pertemuan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Bahlil mengakui masih terdapat sejumlah wilayah di Kalimantan yang mengalami pemadaman listrik.

Karena itu, ia diminta Presiden untuk segera melakukan langkah terukur agar persoalan tersebut dapat diselesaikan.

"Yang kami harus akui di beberapa wilayah khususnya di Kalimantan masih ada pemadaman beberapa titik. Dan karena itu Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik," ujarnya.

Gangguan listrik diketahui terjadi di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng).

Kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik dalam sistem interkoneksi Kalselteng terganggu dan membuat pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah.

Beberapa daerah yang terdampak antara lain Palangka Raya dan wilayah lain di Kalimantan Tengah.

Gangguan tersebut salah satunya dipicu kerusakan pada pembangkit listrik yang menjadi bagian dari sistem kelistrikan setempat.

Senior Manager PLN Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Asam-Asam, Fajar Pamujianto, menjelaskan bahwa proses perbaikan pembangkit masih berlangsung.

Kerusakan ditemukan pada dua sisi generator sehingga membutuhkan waktu untuk penanganan.

"Yang mengalami kerusakan itu ada di dua sisi generator. Inilah yang sedang kami kerjakan dan target penyelesaiannya pada 25 Agustus," ujarnya dalam video penjelasan dari lokasi pembangkit.

Menurut Fajar, PLN terus mempercepat proses perbaikan dengan mengerahkan teknisi yang bekerja selama 24 jam melalui sistem tiga shift.

Namun, pengerjaan bagian generator membutuhkan ketelitian tinggi sehingga tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

Setiap tahap perbaikan juga harus melewati proses pemeriksaan, pengujian, dan evaluasi sebelum masuk ke tahap berikutnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan pembangkit dapat kembali beroperasi secara aman dan stabil.

Pemerintah berharap koordinasi antara Kementerian ESDM dan PLN dapat segera memulihkan kondisi kelistrikan di Kalimantan sehingga aktivitas masyarakat tidak terus terganggu akibat pemadaman.* (d/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Minyak Dunia Bergejolak, Prabowo Tegaskan BBM Subsidi Tak Boleh Naik
Ratusan Warga Blokir Jalan di Langkat, Tuntut Jalan Rusak Bertahun-tahun Segera Diaspal
Kejaksaan Agung dan Kementerian ESDM Perkuat Sinergi Pengawalan Hukum Sektor Energi
Kapolda Aceh dan BPKP Perkuat Sinergi, Dorong Pengelolaan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel
HMI Binjai Minta Data Pengelolaan Parkir Dibuka, Soroti Realisasi PAD yang Dinilai Belum Maksimal
Bulog Sumut Siapkan 17.300 Ton Beras untuk 1,73 Juta Penerima Bantuan Pangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru