BREAKING NEWS
Kamis, 01 Oktober 2026

Molinas Resmi Meluncur, James Riady Langsung Komitmen Borong 20 Ribu Unit

Nurul - Kamis, 13 Agustus 2026 16:03 WIB
Molinas Resmi Meluncur, James Riady Langsung Komitmen Borong 20 Ribu Unit
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (Molinas), Kamis (13/8/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (Molinas), Kamis (13/8/2026). Peluncuran kendaraan listrik tersebut langsung mendapat respons dari kalangan pengusaha.

Salah satunya pengusaha James Riady yang menyatakan komitmen membeli sebanyak 20 ribu unit Molinas.

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan Molinas merupakan hasil kolaborasi antara badan usaha milik negara (BUMN) dan perusahaan swasta. Pengembangan kendaraan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian industri nasional.

Baca Juga:

Menurut Rosan, Molinas menunjukkan bahwa kendaraan listrik beserta komponen pendukungnya dapat diproduksi di dalam negeri dengan memanfaatkan sumber daya dan kemampuan teknologi nasional.

"Untuk Molinas ini semua ada di sini, baik baterai. Kita dorong sepenuhnya menggunakan nikel-based. Cadangan nikel dunia banyak ada di Indonesia. Kita punya teknologi dan kemampuan sehingga karya anak bangsa ini berkembang, berkualitas, dan terjangkau," ujar Rosan, Kamis (13/8/2026).

Rosan menilai pasar kendaraan roda dua di Indonesia masih memiliki potensi yang sangat besar. Saat ini, jumlah sepeda motor di Indonesia mencapai sekitar 140 juta unit. Namun, penjualan motor listrik setiap tahunnya baru berada di kisaran 60 ribu-70 ribu unit.

"Ini potensi ke depan sangat besar. Market size kurang lebih USD 170 miliar. Dengan hilirisasi nikel menjadi sel baterai, battery pack, sehingga bisa mendukung produksi Molinas ke depan," katanya.

Pemerintah juga mendorong semakin banyak perusahaan nasional memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini terdapat 10 perusahaan nasional yang disebut telah memenuhi ketentuan tersebut.

Perusahaan-perusahaan itu nantinya didorong untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus memperluas jangkauan produk ke pasar internasional.

Pengembangan Molinas juga dilakukan melalui kerja sama dengan LEN untuk mendorong standardisasi produk. Langkah tersebut diharapkan membuat motor listrik nasional tidak hanya mampu bersaing di dalam negeri, tetapi juga di pasar regional dan internasional.

"Kerja sama dengan LEN sehingga ada standardisasi internasional. Tidak hanya menjadi champion di Indonesia, tetapi juga di regional dan internasional," ujar Rosan.

Selain pengembangan kendaraan, pemerintah melalui Danantara juga menyiapkan dukungan pembiayaan bagi masyarakat yang ingin membeli Molinas.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pidato Rosan Roeslani Saat Buka Acara ‘Waktunya Indonesia Maju’
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru