"Silakan yang mau menyanyikan lagu-lagu saya di semua panggung pertunjukan, konser, kafe, mainkan. Saya nggak akan ngutip apa pun sampai pengumuman selanjutnya," tegasnya, menegaskan bahwa musik seharusnya bisa dinikmati dengan adil tanpa memberatkan pihak manapun.
Keputusan Tompi ini mendapatkan dukungan luas dari masyarakat dan warganet.
Banyak yang memuji tindakan tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem yang dinilai tidak adil dan tidak transparan.
Beberapa warganet bahkan berpendapat bahwa jika Glenn Fredly masih hidup, ia pasti akan mendukung langkah serupa mengingat pandangan keduanya soal royalti yang sangat sejalan.
"Kalau bung @glennfredly309 masih ada di sini, dia pasti akan mengatakan yang sama dengan @dr_tompi. Well said dok," komentar salah seorang warganet, mengungkapkan rasa hormat terhadap tindakan Tompi.
Isu royalti musik memang telah lama menjadi sorotan di Indonesia.
Polemik ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), WAMI, hingga para musisi yang terbagi dalam dua kubu, yaitu yang menuntut pembayaran royalti secara ketat, dan yang memilih untuk membebaskan karyanya dari royalti demi kemudahan akses dan promosi.*