Kejagung Ungkap Kerugian Negara Kasus Samin Tan Tembus Rp17,7 Triliun
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap nilai kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koali
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDUNG - Artis Chika Jessica mengungkapkan kekesalannya melalui akun Instagram setelah keponakannya menjadi korban pemukulan oleh oknum anggota kepolisian saat aparat tengah membubarkan aksi demonstrasi di Bandung.
Dalam unggahan Instagram Story yang dibagikan Selasa (2/9), Chika mengaku keponakannya menjadi sasaran pemukulan secara membabi buta oleh polisi yang sedang mengejar massa aksi.
"Semalam di Bandung keponakan saya menjadi korban pemukulan oleh polisi di Bandung yang di mana polisinya sedang mengejar pendemo berlarian sambil memukul secara random," tulis Chika.
Diseret dan Dipukul Saat Jajan Tahu Bulat
Menurut Chika, saat kejadian, keponakannya baru pulang kerja dan sedang membeli jajanan di gerobak tahu bulat. Tanpa alasan jelas, ia diseret dan dipukul bagian kepalanya oleh aparat.
"Posisi keponakan saya baru pulang kerja dan sedang jajan di gerobak tahu bulat dan sedang diam. Tapi tiba-tiba diseret dan dipukul kepalanya oleh polisi," lanjutnya.
Tak hanya itu, teman-teman keponakannya yang mencoba menjelaskan situasi pun turut menjadi korban pemukulan.
"Temannya malah ikut kena hantaman pentungan polisi juga," ungkap Chika.
Kecaman terhadap Tindakan Aparat
Chika Jessica menyayangkan sikap represif aparat terhadap warga sipil yang tak terlibat dalam aksi. Ia menekankan bahwa polisi seharusnya tidak salah sasaran, apalagi hingga melakukan kekerasan fisik.
"Tolong pak polisi jangan salah sasaran dong. Nyawa enggak bisa diganti. Kami tidak pantas mendapat perlakuan kasar seperti ini," tegasnya.
Trauma dan Luka Fisik
Akibat kejadian tersebut, Chika menyebut keponakannya mengalami trauma berat dan tidak diizinkan untuk kembali bekerja oleh pihak keluarga. Selain trauma, korban juga mengalami memar di bagian kepala dan nyeri tubuh akibat diseret.
"Keponakan saya langsung trauma dan hari ini kami pihak keluarga tidak mengizinkan dia untuk bekerja," tulis Chika lagi.
Harapan untuk Kondisi Kondusif
Melalui unggahannya, Chika berharap peristiwa seperti ini tidak lagi terjadi dan meminta semua pihak, khususnya aparat keamanan, untuk bertindak lebih bijaksana.
"Tuhan segera pulihkan kembali Indonesia ini⦠Harus sampai ada yang babak belur dulu dan hilang nyawa dulu, gitu?" tutupnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kepolisian terkait insiden yang dialami keponakan Chika Jessica.*
(kp/j006)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap nilai kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koali
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyerahkan tiga tersangka bandar narkoba yang didug
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Politisi senior sekaligus deklarator Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) M Yusuf Tambunan mendorong adanya pergantian Ketua DPD
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan waktu sekitar satu bulan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengkaji berbagai alternati
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap dugaan penyebab gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di sejumlah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Roy Suryo meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membatalkan status tersangka dalam perkara dugaan manipulasi dokumen elektro
NASIONAL
JAKARTA Tim penyidik Polri mendatangi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelang pelimpahan perkara dugaan korupsi yang menjerat Don Ri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Araf
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dilibatkan sebagai mitra pemerintah dalam penyaluran berbagai program ekonomi d
EKONOMI