Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Diduga Terima Duit Suap Impor dan Cukai
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Polrestabes Medan melalui tim khususnya, Jatanras Satreskrim, berhasil menangkap seorang pemuda pelaku pembegalan yang membacok tangan korbannya hingga nyaris putus. Peristiwa mengerikan ini terjadi di Jalan Williem Iskandar, Deli Serdang. Korban, bernama Aziz, warga Jalan Nuri Perumnas Mandala, mengalami cedera serius dan tangannya telah diamputasi. Saat kejadian, Aziz hendak pulang dari tempat kerjanya pada Sabtu (25/05/2024) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, nasib malang menimpanya ketika ia dihadang oleh pelaku begal yang langsung menebas pergelangan tangannya.
1. Pelaku Pembegalan Seorang ResidivisTKP pembegalan berada tepat di depan Sport Center/GOR Pancing di Jalan Williem Iskandar. Pelaku pembegalan, yang diketahui berinisial MAJ alias BU, telah diboyong ke Polrestabes Medan. Saat dibawa ke kantor polisi, kondisi pelaku terlihat meringis kesakitan dengan kedua kaki diperban akibat ditembak oleh petugas. Polisi mengatakan bahwa pelaku terpaksa dihadiahi timah panas oleh tim khusus karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy, mengungkapkan bahwa pelaku yang ditangkap merupakan residivis dengan kasus serupa. “Pelaku ini merupakan residivis dengan kasus yang sama. Pelaku sudah pernah dihukum karena sudah tiga kali melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” kata Teddy, Jumat (31/05/2024).
2. Aksi Begal yang GagalTeddy menjelaskan bahwa aksi begal yang dilakukan pelaku terjadi saat korban pulang menuju rumahnya di Perumnas Mandala. Korban mengendarai sepeda motor matic merk Scoopy. Saat melintas di simpang Jalan Tuamang, tiba-tiba lima pelaku datang mengendarai dua sepeda motor. Mereka dengan cepat menyusul korban dari belakang. Salah satu tersangka, berinisial AP, mencabut paksa kunci sepeda motor korban.
“Kemudian, pelaku MJA alias BU ini pun turun dari sepeda motor dan langsung membacok pergelangan tangan kiri korban menggunakan senjata tajam jenis celurit,” kata Teddy. Korban yang terkejut berteriak meminta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan Aziz segera berbondong-bondong mendekati lokasi kejadian, membuat para tersangka melarikan diri dengan cepat. Meski demikian, mereka tidak berhasil mencuri sepeda motor korban, hanya membawa kunci sepeda motor.
3. Tindakan Tegas dari KepolisianKorban yang bersimbah darah dan tangannya nyaris putus segera dibawa oleh masyarakat setempat ke Rumah Sakit Haji untuk mendapatkan pertolongan medis. Dari hasil penyelidikan kepolisian, diketahui bahwa salah satu pelaku (MAJ) berada di Jalan Jawa, Kelurahan Sei Sikambing C II, Kecamatan Medan Helvetia. Polisi bergerak ke lokasi dan berhasil menangkap pelaku pada tengah malam.
“Setelah itu, pelaku dibawa untuk pengembangan mengejar pelaku lainnya dan mencari barang bukti. Namun, pada saat pengembangan, pelaku berusaha menyerang petugas sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke bagian kedua kaki pelaku,” kata Teddy.
4. Pengejaran Tersangka LainnyaKapolsek Medan Tembung menyebutkan bahwa masih ada tiga tersangka lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pihaknya berharap para tersangka lainnya segera menyerahkan diri. “Kalau tidak menyerahkan diri, kami akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku begal ini,” pungkasnya.
Reaksi MasyarakatPeristiwa pembegalan brutal ini menuai berbagai reaksi dari masyarakat. Keberhasilan Polrestabes Medan dalam menangkap pelaku pembegalan ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang berharap keamanan dan ketertiban di wilayah mereka semakin terjamin. Banyak warga yang turut prihatin atas kondisi korban dan berharap pelaku lainnya segera ditangkap.
KesimpulanKasus pembegalan di Jalan Williem Iskandar ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kehadiran aparat keamanan di daerah rawan kejahatan. Polrestabes Medan telah menunjukkan komitmennya untuk memberantas tindak kriminal dan menjaga ketertiban di masyarakat. Diharapkan dengan tindakan tegas ini, para pelaku kejahatan berpikir dua kali sebelum melakukan tindakan kriminal di masa depan.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pihak menanggapi kritik dari beberapa pengamat yang mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan alas
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan alasan kenaikan pangkat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya menjad
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan kebijakan penyesuaian biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge untuk tarif p
EKONOMI
KAZAN Pemerintah Indonesia dan Rusia menyepakati penguatan kerja sama di sektor energi, mulai dari pengembangan pembangkit listrik tenaga
NASIONAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara Republik Indonesia hingga diterbitkann
NASIONAL
BATU BARA Keluhan terhadap layanan ATM di BRI Unit Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, kembali mencuat. Nasabah menilai mesin ATM setor
PERISTIWA
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia menyoroti anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar yang dikelola Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada triwulan I2026 me
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi terkait fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indo
HUKUM DAN KRIMINAL