BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

Tanggapan Positif Dalam Penanganan Kasus Pungutan Liar di Curug Ciburial

BITVonline.com - Kamis, 02 Mei 2024 12:38 WIB
Tanggapan Positif Dalam Penanganan Kasus Pungutan Liar di Curug Ciburial
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR -Dalam sebuah insiden yang menarik perhatian publik, seorang pria bernama Aang (35) mengakui kesalahannya karena melakukan pungutan liar (pungli) terhadap wisatawan di Curug Ciburial, Sentul Bogor, Jawa Barat. Kejadian tersebut menjadi viral setelah terekam dan tersebar luas di media sosial.

Kapolsek Sukamakmur, Iptu Supratman, memberikan informasi bahwa setelah diamankan, Aang telah memberikan surat pernyataan yang berisi komitmennya untuk tidak melakukan pungutan liar lagi. Tindakan ini menunjukkan bahwa Aang menyadari kesalahannya dan berjanji untuk memperbaiki perilakunya ke depan.

Dalam keterangan yang diberikan, Aang mengakui bahwa aksinya terjadi pada Rabu sekitar pukul 11.00 WIB, di mana setiap pengendara yang menuju Curug Ciburial dan Curug Cibaliung dimintai uang sebesar Rp 10 ribu. Hal ini dilakukan karena merasa memiliki lahan di sekitar lokasi tersebut.

Tindakan pungli ini menjadi perhatian serius, terutama karena mempengaruhi pengalaman wisatawan yang seharusnya bebas dari pemungutan liar semacam itu. Melalui pembinaan dan surat pernyataan komitmen yang diberikan kepada Aang, diharapkan agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.

Dalam surat pernyataan tersebut, Aang juga menyatakan kesiapannya untuk berdiskusi dengan pihak pengelola wisata dan pemerintah desa terkait dengan status lahan yang menjadi sumber masalah. Ini menunjukkan langkah positif dalam menyelesaikan konflik tanah yang mungkin menjadi latar belakang dari tindakan pungli yang dilakukan.

Rekaman video yang juga menjadi bukti dari pernyataan Aang menunjukkan keseriusannya dalam mengakui kesalahannya di depan hukum dan masyarakat. Tindakan ini juga direspons dengan baik oleh pihak kepolisian yang segera bertindak untuk mengamankan pelaku dan menyelesaikan masalah dengan cara yang baik.

Kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, baik wisatawan maupun pengelola destinasi, untuk menghindari praktik pungutan liar yang merugikan semua pihak. Semoga dengan langkah-langkah yang diambil, kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru