Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Diduga Terima Duit Suap Impor dan Cukai
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
JAWA TENGAH -Nasib apes dialami oleh sejumlah petani di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang menjadi korban penipuan pembelian beras.
Para petani ini dirugikan hingga total mencapai Rp 3,2 miliar oleh dua pelaku yang telah dilaporkan ke Satreskrim Polres Grobogan.
Pelaku penipuan ini berinisial ASD alias Wulan dan AI.
AI sudah berstatus tersangka dan kini telah ditahan di Polres Grobogan, sedangkan Wulan masih dalam proses penyelidikan.
Kejadian bermula saat para pelaku menawarkan pembelian beras dengan alasan akan digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah program yang diinisiasi untuk meningkatkan gizi masyarakat.
Menurut penjelasan kuasa hukum korban, T. Djohansyah dari Kantor Pengacara Djohansyah & Partner, para petani diiming-imingi pembayaran yang menjanjikan jika mereka menjual beras mereka untuk program tersebut.
Korban yang tidak curiga, kemudian menjual beras mereka kepada pelaku dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar.
Namun, setelah bertransaksi, para petani tidak menerima pembayaran yang dijanjikan dan tidak ada realisasi dari program MBG tersebut.
"Korban dijanjikan akan ada pembayaran yang cukup besar jika beras mereka digunakan untuk program MBG. Namun, setelah menyerahkan beras, pembayaran tidak kunjung diterima.
Kami kemudian membawa kasus ini ke pihak berwajib," ungkap Djohansyah.
Kerugian yang ditanggung para petani diperkirakan mencapai Rp 3,2 miliar, dengan sejumlah petani yang merasa ditipu dan tak mampu lagi membayar hutang mereka akibat dari transaksi yang tidak menguntungkan ini.
Sementara itu, pihak kepolisian telah menangani kasus ini dengan serius, melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku yang masih berada di luar penahanan.
Pihak berwajib juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi yang melibatkan pihak-pihak yang tidak dikenal, terlebih yang menawarkan iming-iming program-program yang tidak jelas.
Kasus penipuan ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada dalam melakukan transaksi jual beli, terlebih ketika melibatkan pihak yang menawarkan program yang tidak terjamin kebenarannya.
(sr/n14)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pihak menanggapi kritik dari beberapa pengamat yang mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan alas
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan alasan kenaikan pangkat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya menjad
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan kebijakan penyesuaian biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge untuk tarif p
EKONOMI
KAZAN Pemerintah Indonesia dan Rusia menyepakati penguatan kerja sama di sektor energi, mulai dari pengembangan pembangkit listrik tenaga
NASIONAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara Republik Indonesia hingga diterbitkann
NASIONAL
BATU BARA Keluhan terhadap layanan ATM di BRI Unit Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, kembali mencuat. Nasabah menilai mesin ATM setor
PERISTIWA
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia menyoroti anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar yang dikelola Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada triwulan I2026 me
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi terkait fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indo
HUKUM DAN KRIMINAL