BREAKING NEWS
Minggu, 24 Mei 2026

Tragis! Cemburu Jadi Pemicu Pembunuhan, Tiga Teman Wanita Bunuh Gadis Ciamis

Adelia Syafitri - Senin, 17 Maret 2025 15:00 WIB
Tragis! Cemburu Jadi Pemicu Pembunuhan, Tiga Teman Wanita Bunuh Gadis Ciamis
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

CIAMIS -Kapolrestabes BandungKombes Budi Sartono mengungkapkan, kasus pembunuhan yang melibatkan tiga wanita di Ciamis bermula dari rasa cemburu yang memicu perkelahian di antara para pelaku dan korban.

Peristiwa tragis ini menewaskan seorang gadis berinisial I (29) yang diduga dibunuh oleh tiga temannya, BL (Bunga Laila Febrianti, 29), LW (Lisnawati, 32), dan MI (Melani Ivanawati, 30).

Menurut Kombes Budi Sartono, insiden tersebut terjadi ketika korban dan pelaku berebut pasangan untuk menemani tidur.

"Jadi permasalahannya itu adalah pada saat hendak tidur terjadi perselisihan karena ada beberapa pasangan yang seharusnya tidur bersama mereka bertukar pasangan atau tidak mau dengan pasangannya," jelasnya dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung pada Senin (17/3/2025).

Budi menjelaskan bahwa hubungan antara korban, Lisnawati, dan pelaku lainnya sudah berlangsung lama.

Korban dan Lisnawati diketahui memiliki hubungan khusus hampir setahun, yang dipicu oleh rasa cemburu.

"Sebenarnya kalau dari keterangan bahwa pasangannya itu adalah saudara LW itu dengan korban, dengan Irma," tambahnya.

Namun, pada malam tersebut, terjadi percekcokan karena ada salah satu orang yang ingin tidur dengan pasangan lain, bukan dengan pasangannya masing-masing.

Dalam kasus ini, Lisnawati dan Melani berperan dalam menyaksikan kejadian tersebut.

Setelah kejadian tersebut, Lisnawati memberitahukan keluarga korban bahwa korban tewas akibat dibegal, yang merupakan alibi palsu untuk menutupi pembunuhan tersebut.

Kombes Budi memastikan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan motif dan keterlibatan masing-masing pelaku dalam pembunuhan ini.

(dc/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru