Wamenkeu: Ekonomi RI Kuat, Jauh dari Risiko Krisis Seperti 1998
JAKARTA Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kuat dan jau
EKONOMI
MEDAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali mencetak prestasi gemilang dalam pemberantasan narkoba.
Sebanyak 100 kilogram sabu berhasil disita dari jaringan narkoba antarprovinsi, yang dikendalikan oleh pelaku dari berbagai wilayah.
Polisi berhasil menangkap empat tersangka dalam penggerebekan di tiga lokasi berbeda, termasuk di Provinsi Banten.
Empat pelaku yang ditangkap adalah CT (perempuan), JUL (pria), serta pasangan suami istri SUM (pria) dan K (perempuan).
Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel).
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan, kasus ini terbongkar setelah CT ditangkap di parkiran Brastagi Supermarket, Jalan Gatot Subroto Medan, saat hendak mengambil mobil berisi 33 kg sabu dalam kompartemen tersembunyi.
Pengembangan kasus mengarah ke rumah mewah di Komplek Tasbih I Blok SS No. 54, Kota Medan, yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan dan pengemasan sabu.
Di lokasi itu, polisi menangkap JUL, warga asal Aceh, dan menemukan 39 kg sabu, mesin vacuum press, bungkus kopi kosong, serta alat komunikasi.
"CT dikendalikan oleh DPO bernama Bob melalui aplikasi komunikasi terenkripsi Zangi. Ia berperan mencari sopir untuk mengantar mobil yang berisi sabu," ungkap Calvijn dalam konferensi pers.
Selanjutnya, penangkapan dilakukan terhadap SUM dan K, pasutri yang bertugas sebagai kurir.
Mereka ditangkap di Merak, Banten, saat turun dari kapal feri.
Keduanya membawa 28 kg sabu yang akan dikirim ke Jakarta, dan dijanjikan bayaran sebesar Rp300 juta.
"Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pasangan ini sudah dua kali berhasil mengirim sabu ke Jakarta, dengan total 53 kg. Penangkapan dilakukan lewat operasi gabungan bersama Polda Sumsel," lanjut Calvijn.
Polisi menyebut jaringan ini sangat terorganisir dan menggunakan teknologi komunikasi canggih untuk menghindari pelacakan.
Total nilai sabu yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp100 miliar.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan, pihaknya akan terus mengejar pelaku lainnya dan memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Sumut dan sekitarnya.
"Ini adalah bagian dari komitmen Polda Sumut dalam memberantas narkoba. Kami akan terus memburu jaringan yang terlibat, hingga ke akar-akarnya," tegas Ferry.
Para tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Mapolda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut.*
(vv/a008)
JAKARTA Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kuat dan jau
EKONOMI
TANJUNGBALAI Ada yang spesial pada apel pagi hari senin (25/5/2026) yang dipimpin Asisten Administrasi dan Umum Setdako Tanjungbalai Wal
PEMERINTAHAN
BINJAI Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Binjai melaksanakan pelantikan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah seKota Binjai period
NASIONAL
JAKARTA Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mengungkap adanya selisih besar dalam data perdagangan Indonesia dengan sejumlah negara mitra dagang utama, yang nila
EKONOMI
BATU BARA Kecamatan Tanjung Tiram kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Gebyar PBBP2 Tahun 2026. Di bawah kepemimpinan P
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan kesiapan untuk mengkolaborasikan pameran kerajinan internasional I
EKONOMI
JAKARTA Luhut Binsar Pandjaitan mendorong penerapan sistem berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memperkuat peng
EKONOMI
JAKARTA Airlangga Hartarto membandingkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam dua dekade terakhir. Ia
EKONOMI
JAKARTA PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Sumatera telah kembali normal dan stabil setelah insiden blackout yang sempat mel
NASIONAL