Pemerintah Perkuat JKP, Menaker: Negara Hadir Saat Pekerja Kehilangan Pekerjaan
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
NASIONAL
PALAS - Seorang bocah perempuan berinisial R (10) mengalami penyiksaan keji oleh seorang pria dan dua anaknya di Desa Sibuhuan Jae, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.
Korban diduga mencuri jajanan dari sebuah warung, namun justru menjadi korban kekerasan fisik, termasuk disundut rokok dan diikat selama berjam-jam.
Ketiga pelaku yakni LN, serta dua anaknya D dan A, kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
"Tiga orang itu, hasil pemeriksaan Minggu semalam sudah tersangka, Minggu ini tersangka akan ditahan," kata Bripka Ginda K Pohan, Ps Kasubsi Penmas Polres Palas, Senin (11/8/2025).
Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 26 Juni 2025 sekitar pukul 03.00 WIB. Korban R diduga mengambil jajanan di warung milik D, saat warung dijaga namun penjaganya tertidur. Saat tertangkap, korban langsung diikat menggunakan tali plastik berwarna hitam oleh D dan A.
Menurut keterangan Elviani Harahap (33), ibu korban, pada pagi harinya LN (ayah D dan A) datang dan menyundut tubuh anaknya dengan rokok, serta melakukan pemukulan dan penendangan.
"Anak saya mengaku dipukul, disepak, diinjak. Tangannya membiru, pipinya lebam," ujar Elviani.
Yang lebih mengejutkan, pelaku meminta ayah korban untuk membayar ganti rugi sebesar Rp15 juta. Jika tidak, korban yang masih dalam kondisi terikat tidak akan dilepaskan, meski sudah berada di rumah kepala desa.
"Ayah korban akhirnya menandatangani surat itu karena terpaksa, anaknya masih terikat," jelas Elviani.
Namun, keluarga korban menyatakan tidak mampu membayar jumlah tersebut. Mereka pun memilih menempuh jalur hukum dan melaporkan kejadian ke Polres Palas.
Dalam mediasi di kepolisian, pelaku hanya sanggup memberikan Rp7 juta, namun Elviani menolak:
"Harga diri anak saya tidak bisa dibayar Rp7 juta. Saya minta kasus ini dilanjutkan," tegasnya.
Pihak kepolisian menyatakan proses hukum akan terus berjalan, dan para tersangka segera ditahan.*
(d/j006)
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
NASIONAL
JAKARTA Bareskrim Polri menyita aset senilai Rp 15,3 miliar milik keluarga bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Penyitaan terse
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait pern
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video yang memperlihatkan seorang personel
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Keluarga almarhumah Khoiriah Harahap di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menolak penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa industri ekstra
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Mukhtaruddin Ashraff Abu, suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dalam penyidikan ka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi menetapkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Sistem Penerima
PENDIDIKAN
JAKARTA Solidaritas antardaerah dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Pulau Sumatra terus menunjukkan penguatan. Pemeri
NASIONAL
JAKARTA Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel Ebenezer menyatakan akan menggugat Komisi Pemberantasa
HUKUM DAN KRIMINAL