Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
SEMARANG- Sebuah rekaman video yang diambil dari kamera pemantau (CCTV) mengungkap detik-detik penembakan yang dilakukan oleh Ajun Inspektur Dua (AIPDA) Robig Zaenudin terhadap Gamma Rizkynata Oktafandy (17) dan dua temannya di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu dini hari, 24 November 2024, telah mencuri perhatian publik setelah video berdurasi 41 detik tersebut viral di media sosial.
Dalam rekaman yang berasal dari kamera CCTV sebuah minimarket di kawasan Bambankerep, terlihat seorang pengendara sepeda motor berhenti di seberang minimarket sekitar pukul 00:19 WIB. Ketiga pemuda tersebut kemudian mendekati kendaraan polisi yang terparkir di dekat lokasi tersebut. Meskipun dalam video tersebut tampak para korban tidak melakukan perlawanan atau aksi yang membahayakan petugas, mereka justru menjadi sasaran tembakan tanpa adanya provokasi yang jelas.
Penembakan ini menjadi lebih mengejutkan karena, berdasarkan rekaman tersebut, korban tampak tidak menentang atau mengancam petugas sebelum tembakan dilepaskan. Tidak ada gerakan agresif atau perlawanan yang terlihat dari korban yang seharusnya memicu aksi kekerasan oleh aparat kepolisian.Pihak berwenang mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi setelah ketegangan meningkat di antara korban dan petugas yang terlibat, namun detail lebih lanjut mengenai latar belakang kejadian tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi menyatakan bahwa tindakan Robig Zaenudin mungkin berhubungan dengan situasi darurat yang dirasakan oleh petugas, meskipun beberapa pihak mempertanyakan apakah tindakan tersebut proporsional dengan ancaman yang ada.
Kasus ini memicu berbagai reaksi keras dari masyarakat yang merasa tidak adil dan berlebihan tindakan yang diambil oleh aparat keamanan terhadap korban yang tampaknya tidak melakukan ancaman. Sejumlah netizen mengkritik tindakan polisi tersebut sebagai pembenaran atas kekerasan yang tidak dapat diterima, mengingat tidak adanya alasan yang jelas untuk melepaskan tembakan.Kementerian Dalam Negeri dan Polri segera merespons dengan memulai penyelidikan lebih lanjut terhadap insiden tersebut. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa Robig Zaenudin, anggota polisi yang terlibat dalam penembakan, kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Sementara itu, keluarga korban mengungkapkan rasa duka mendalam dan meminta keadilan serta transparansi dalam proses penyelidikan. Mereka menuntut kejelasan atas tindakan yang diambil oleh aparat kepolisian dan agar pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini mendapatkan sanksi yang setimpal.
(JOHANSIRAIT)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL