8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021–2023.
Pemanggilan ini menyusul penyitaan uang sebesar Rp1,3 miliar yang diduga digunakan untuk membeli mobil milik Presiden ke-3 RI B.J. Habibie.
"Pemanggilan dan permintaan keterangan tentu akan dilakukan," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/9/2025).Baca Juga:
Selain mengagendakan pemanggilan Ridwan Kamil, KPK juga berencana mengonfirmasi keterangan saksi dalam kasus ini, termasuk verifikasi terhadap aset-aset yang telah diamankan maupun disita, baik dari hasil penggeledahan maupun dari pihak lain yang terkait.
Sebelumnya, putra B.J. Habibie, Ilham Akbar Habibie, telah diperiksa KPK pada 3 September 2025 sebagai saksi.
Ilham memberikan keterangan terkait penjualan satu unit mobil Mercedes-Benz 280 SL milik ayahnya yang dibeli oleh Ridwan Kamil.
KPK menduga Ridwan Kamil menggunakan uang hasil korupsi dari proyek pengadaan iklan Bank BJB untuk membeli mobil tersebut.
Pada Selasa (30/9/2025), KPK menyita uang dari transaksi penjualan senilai Rp1,3 miliar dan memutuskan mengembalikan mobil Mercedes-Benz milik B.J. Habibie kepada pihak keluarga.
Pengembalian mobil tersebut dilakukan setelah ditemukan bahwa Ridwan Kamil baru melunasi 50 persen dari harga yang disepakati, yakni Rp2,6 miliar.
Kasus dugaan korupsi di Bank BJB ini telah menetapkan lima orang tersangka sejak 13 Maret 2025, yang di antaranya adalah Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi dan Pejabat Pembuat Komitmen Bank BJB Widi Hartoto.
Selain itu, pengendali beberapa agensi periklanan juga ditetapkan sebagai tersangka.
Penyidik KPK memperkirakan kerugian negara akibat kasus ini mencapai sekitar Rp222 miliar.
Penggeledahan terhadap rumah Ridwan Kamil telah dilakukan KPK sejak 10 Maret 2025, yang juga menyita sejumlah barang bukti termasuk sepeda motor dan mobil.
Namun hingga Selasa (30/9/2025), atau 204 hari setelah penggeledahan, Ridwan Kamil belum dipanggil secara resmi oleh KPK.*
(at/a008)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA