Minyakita di Medan Tembus Rp22 Ribu, Pemko Gerak Cepat Perluas Operasi Pasar hingga Kelurahan
MEDAN Harga Minyakita di Kota Medan melonjak hingga menembus Rp22.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapk
EKONOMI
JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, kembali menyoroti keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Dalam pernyataannya di program Rakyat Bersuara yang tayang di iNews, Selasa (14/10), Roy menyebut pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) suatu saat akan menyatakan penyesalan karena telah menyatakan bahwa ijazah Jokowi adalah asli.
"Kami tunggu saja tanggal mainnya. Dan kemudian tinggal tunggu saja kapan UGM menyatakan penyesalannya dan bersalah, itu saja," kata Roy saat menjawab pertanyaan soal sikap resmi UGM terkait ijazah Jokowi.Baca Juga:
Pernyataan itu muncul setelah Roy mengklaim telah memperoleh salinan ijazah Jokowi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ia menyebut salinan tersebut menunjukkan indikasi kuat bahwa dokumen tersebut tidak asli.
"99,9 persen palsu," klaim Roy dalam wawancara sebelumnya.
Namun begitu, Roy enggan menjelaskan lebih lanjut kapan pernyataan "penyesalan" dari UGM yang ia sebut akan muncul.
Saat ditanya mengapa tidak menggugat langsung UGM jika merasa ijazah tersebut palsu, ia menjawab singkat, "Nanti dulu, masak semuanya dikeluarin."
Pernyataan Roy tersebut kontras dengan sikap tegas yang berulang kali disampaikan oleh pihak Universitas Gadjah Mada.
Rektor UGM, Ova Emilia, dalam podcast resmi #UGMMenjawab menyatakan bahwa Joko Widodo adalah alumni sah dari kampus tersebut.
"UGM jelas memberikan ijazah kepada Jokowi tahun 1985. Dan itu berlaku untuk semua alumni," ujar Ova sebagaimana dikutip dari kanal YouTube UGM, Sabtu (23/8/2025).
Menurutnya, ijazah diberikan setelah Jokowi memenuhi seluruh persyaratan akademik dan menjalani prosesi wisuda.
Ia menambahkan, tanggung jawab UGM selesai setelah ijazah diberikan kepada lulusan yang bersangkutan.
"Mengenai polemik ijazah yang dikatakan palsu, kami tidak bertanggung jawab," tegasnya.
Salinan ijazah yang dikantongi Roy disebut merupakan dokumen yang diserahkan Jokowi saat mendaftar sebagai calon kepala daerah DKI Jakarta pada 2012, serta pencalonan presiden pada 2014 dan 2019.
KPU menyatakan seluruh dokumen yang diserahkan telah diverifikasi dan memenuhi syarat administratif.
Namun, tudingan soal keaslian ijazah Jokowi bukanlah hal baru. Isu ini telah berulang kali mengemuka, terutama menjelang kontestasi politik atau dalam perdebatan publik yang melibatkan tokoh-tokoh nasional.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Universitas Gadjah Mada belum memberikan respons terbaru atas pernyataan Roy Suryo.*
(sn/a008)
MEDAN Harga Minyakita di Kota Medan melonjak hingga menembus Rp22.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapk
EKONOMI
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan adanya makna khusus di balik angka 1.061 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dire
NASIONAL
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam acara tasy
POLITIK
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim bahwa gaji hakim di Indonesia saat ini telah melampaui sejumlah negara di kawasan Asia Te
POLITIK
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah persoalan dalam pelaksanaanny
PEMERINTAHAN
NGANJUK Presiden RI Prabowo Presiden RI PrabowoSubianto menyoroti dampak ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diklaim ma
EKONOMI
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak menilai hasil pembangunan secara jangka pendek, melainkan melihat dampakny
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya siap bertanggung jawab penuh apabila masih ada masyarakat Indonesia yang meng
NASIONAL
NGANJUK Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan pembangunan dan operasional 30 ribu Koperasi Desa/Keluraha
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah menyiapkan rencana induk (renduk) rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan
NASIONAL