MBG Masih Gunakan Anggaran Pendidikan, DPR: Kesejahteraan Guru dan Beasiswa Tak Boleh Terganggu
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan pemerintah agar penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan
PENDIDIKAN
NIAS– TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Nias berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan) di perairan Hibala, Kabupaten Nias Selatan, pada pekan lalu.
Aksi tersebut melibatkan kapal ikan KM Rezeki yang kini telah diamankan bersama tujuh anak buah kapalnya (ABK).
Komandan Lanal Nias Kolonel Laut (P) Lexi Effraim Dumais menjelaskan, penangkapan bermula dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas illegal fishing dengan bahan peledak di sekitar perairan Hibala, Desa Reke, Kecamatan Pulau-Pulau Batu Barat.Baca Juga:
Informasi itu diteruskan oleh Komandan Posbinpotmar Pulau Tello kepada Lanal Nias.
"Menindaklanjuti laporan tersebut, kami mengerahkan Patroli Keamanan Laut (Kamla) menuju lokasi. Saat tiba di perairan Hibala, petugas menemukan kapal mencurigakan dan segera melakukan pemeriksaan," ujar Kolonel Lexi dalam konferensi pers di Mako Lanal Nias.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti bahan peledak dan alat penunjang kegiatan bom ikan, antara lain 13 botol peledak besar, 15 botol kecil, 49 botol kosong yang belum dirakit, 191 sumbu peledak, 22 kilogram bubuk potasium, 1 kotak bubuk mesiu, 2 unit GPS Garmin, kompresor, serta berbagai peralatan selam dan mesin kapal.
Selain itu, petugas juga mengamankan sekitar 1 ton ikan hasil tangkapan yang diduga diperoleh dengan bahan peledak.
Seluruh barang bukti dan tujuh ABK kapal KM Rezeki kini diamankan di Mako Lanal Nias untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Menurut Danlanal Nias, praktik penangkapan ikan dengan bahan peledak masih marak terjadi di wilayah kerjanya.
Karena itu, pihaknya menegaskan akan terus melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap para pelaku yang merusak ekosistem laut.
"Sampai saat ini, sepanjang tahun 2025, Lanal Nias telah menindak tiga kapal yang melakukan pengeboman ikan. Ini merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, sekaligus bukti komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan laut dan menegakkan hukum di wilayah perairan Indonesia," ungkapnya.
Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Wakil Bupati Nias Selatan Ir. Yusuf Nache, Kabag OPS Polres Nias Selatan AKP Bruno Harefa, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Nias Selatan Emil Brunner.
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan pemerintah agar penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan
PENDIDIKAN
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus menanggapi pernyataan Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid yang meminta PDIP ber
POLITIK
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota penerima Bantuan Keuangan Provinsi (B
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan pemerintah memiliki kewenangan untuk mengatur lokasi penyampaian penda
NASIONAL
MEDAN Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumut) kembali mencatatkan ekspor komoditas pertanian ke
PERTANIAN AGRIBISNIS
BANDA ACEH Polda Aceh akan menggelar Bhayangkara Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80. Kegiatan yang berlangsung p
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar praktik industri rumahan (home industry) vape mengandung narkotika atau yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi
NASIONAL
JAKARTA Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah mulai membahas arah kebijakan pembangunan nasional dan prioritas anggaran unt
NASIONAL
SOLO Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, bertemu Presiden ke7 RI, Joko Widodo, di
POLITIK