Prabowo Soroti Mentalitas 'Bangsa Kepiting', Ajak Masyarakat Tinggalkan Sikap Saling Menjatuhkan
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih adanya mentalitas saling menjatuhkan yang dinilainya menjadi tantangan bagi bangsa Ind
NASIONAL
MEDAN – Polrestabes Medan menegaskan perang terhadap kejahatan pencurian material bangunan yang marak di ibu kota Sumatera Utara.
Aksi kriminal yang populer disebut "rayap besi" dan "rayap kayu" ini dinilai sudah menjadi fenomena terstruktur yang menyandera kenyamanan warga.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, memimpin langsung konferensi pers di sebuah gudang botot di Jalan H. Anif, Senin, 3 November 2025.Baca Juga:
Lokasi itu dipilih bukan tanpa alasan—di sanalah alur barang curian diperdagangkan secara terang-terangan.
"Lingkaran setan ini harus diputus. Pelaku mencuri karena ada penadah. Kita tindak penadah, kita lumpuhkan pasar gelap," ujar Calvijn, tegas.
Sejak operasi gencar dalam 22 hari terakhir, Polrestabes Medan mengamankan 219 tersangka dari 159 kasus. Setidaknya 76 di antaranya positif menggunakan sabu. "Kejahatan jalanan dan narkoba ini punya benang merah yang kuat," kata Calvijn.
Polisi menggerebek 15 kasus begal, menyita delapan sepeda motor, empat ponsel, serta senjata tajam seperti klewang dan parang. Kasus "rayap besi" dan "rayap kayu" mencatat angka tertinggi: 60 kasus, 96 tersangka.
Barang bukti meliputi tiang besi Telkom, kabel, balok kayu, pipa paralon, hingga kusen pintu.
Selain itu, 81 kasus lain berkaitan dengan peredaran narkoba dan kejahatan di barak-barak. Polisi menyita 32,35 gram sabu serta menangkap tiga geng motor dan kelompok preman yang melakukan pemerasan.
Botot, yang semestinya bagian dari ekonomi sirkular, justru disulap menjadi pusat penadahan. "Kita ingin kembalikan fungsi botot sebagai ekonomi daur ulang, bukan suaka barang curian," ujar Calvijn, sembari memerintah jajaran Polsek Sunggal, Medan Tembung, dan Medan Timur memperketat pengawasan di titik rawan.
Dalam konferensi pers itu, puluhan tersangka dihadirkan. Beberapa diinterogasi langsung di depan media, aksi yang jarang ditampilkan secara terbuka. "Ini peringatan untuk penadah lain. Hentikan. Kita sedang mengunci sumber kejahatannya," katanya, mantap.
Operasi pemetaan pasar gelap ini, menurut Polrestabes, bukan sekadar razia. Ini strategi memotong napas ekonomi kriminalitas. "Kalau pasar gelap mati, kejahatan pun ikut padam," tutup Calvijn.*
(m/006)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih adanya mentalitas saling menjatuhkan yang dinilainya menjadi tantangan bagi bangsa Ind
NASIONAL
DELI SERDANG Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba di kawasan p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seorang pemimpin harus mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi ma
NASIONAL
JENEWA Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa jumlah kasus kanker di seluruh dunia diperkirakan akan meningkat tajam dala
KESEHATAN
JAKARTA Nilai tukar rupiah diperkirakan masih memiliki peluang menguat hingga berada di bawah level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (
EKONOMI
JAKARTA Realme resmi menghadirkan Realme P4 Lite di pasar Indonesia sebagai varian paling terjangkau dari lini Realme P4 Series. Ponsel
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah resmi memulai implementasi program biodiesel B50 sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional se
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kembali menjadi perhatian publik sete
SOSOK
JAKARTA Timnas Perancis akan menghadapi Maroko pada babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung Jum
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Ma&0
HUKUM DAN KRIMINAL