Kualitas Udara Medan Tidak Sehat, Dinkes Imbau Warga Pakai Masker dan Kurangi Aktivitas di Luar
MEDAN Dinas Kesehatan Kota Medan mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah menyusul kualitas udara yang ma
PERISTIWA
LIMAPULUH – Pasangan tunangan di Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Nurhasana Hasibuan (27) dan MHD Alfhandy (25), diamankan oleh pihak kepolisian setelah keduanya nekat terlibat dalam transaksi narkotika jenis sabu. Keduanya ditangkap saat hendak melakukan transaksi sabu dengan seseorang, namun polisi yang sudah mendapatkan informasi sebelumnya berhasil meringkus mereka lebih dulu.
Nurhasana, yang merupakan adik kandung dari Irwan Hasibuan alias Perdus, seorang bandar sabu yang tewas setelah melompat ke sungai saat hendak ditangkap, diduga telah melanjutkan bisnis narkoba keluarga tersebut. Beberapa bulan sebelumnya, Nurhasana sempat melaporkan bahwa kematian abangnya disebabkan oleh prosedur yang tidak sesuai yang dilakukan oleh Polres Batubara. Namun, penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa Nurhasana sebenarnya terlibat langsung dalam perdagangan narkotika yang dikendalikan oleh abangnya dari dalam lapas.
Kapolres Batubara, AKBP Taufik Hidayat Thayeb, menjelaskan bahwa Nurhasana telah terlibat dalam penjualan narkotika milik abangnya sebanyak 1 kilogram sabu, ditambah dengan empat ons. “Ini merupakan jaringan keluarga. Tersangka ini adalah bandar narkotika yang melanjutkan bisnis abangnya. Yang kemarin kami amankan dan melakukan perlawanan (Irwan Hasibuan) adalah abang kandungnya,” ungkap Kapolres Taufik.
Keduanya diamankan dengan barang bukti berupa satu plastik besar berisi sabu-sabu serta empat plastik kecil lainnya. Polisi juga menemukan uang tunai sebesar Rp 4,8 juta di lokasi penangkapan. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Nurhasana mengaku bahwa dia terpaksa melanjutkan bisnis narkoba milik abangnya untuk menyambung hidup dan meneruskan usaha keluarga yang telah berjalan. Pernyataan tersebut membuka gambaran tentang keterlibatan jaringan keluarga dalam peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Keberhasilan polisi dalam mengungkap jaringan narkoba ini menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkotika yang melibatkan keluarga sebagai bagian dari jaringan distribusi yang lebih besar.
(JOHANSIRAIT)
MEDAN Dinas Kesehatan Kota Medan mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah menyusul kualitas udara yang ma
PERISTIWA
JAKARTA Penilaian masyarakat terhadap arah perjalanan bangsa Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengalami penuru
NASIONAL
BINJAI Aksi demonstrasi yang menuntut perbaikan jalan rusak dan sejumlah persoalan lainnya di Kantor Wali Kota Binjai, Sumatera Utara, b
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam peredaran vape yang mengandung etom
HUKUM DAN KRIMINAL
BATUBARA Pesepak bola muda asal Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Fadilla, turut mengantarkan Timnas Putri Indonesia U17 lolos ke pu
OLAHRAGA
MEDAN Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A DPRD Sumatera Utara terkait kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Brigadir I, terpaksa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktur Utama PT Danrus Utama Engineering, Averias Sarumaha, divonis lepas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Anggota DPRD Sumatera Utara, Dhody Thahir, keluar dari tahanan Polda Sumatera Utara setelah Pengadilan Negeri (PN) Medan menyataka
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk menyelesaikan persoalan pertanahan
PEMERINTAHAN
ASAHAN Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan
PEMERINTAHAN