Ketua DPRD Sumut Desak Dirut Pertamina Evaluasi Total Sumbagut, Soroti Antrean BBM yang Kian Parah
MEDAN Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Arni Sitorus mendesak Direktur Utama PT Pertamina segera melakukan evaluasi menyeluruh
POLITIK
MAKASSAR – Kasus penculikan Bilqis Ramdhany, bocah berusia empat tahun asal Makassar, menyingkap jalur gelap perdagangan anak di Indonesia.
Pelaku penculikan, Sri Yuliana (SY), tak hanya membawa Bilqis, tapi juga diduga menjual dua anaknya sendiri.
Informasi ini terungkap saat dua anak SY yang berada di rumah aman UPTD PPA Makassar memberikan keterangan.Baca Juga:
"Kalau informasi ada anaknya yang dijual, saya dapat dari anaknya sendiri. Ini masih didalami polisi," ujar Sitti Aisyah, konselor hukum UPTD PPA Makassar, Selasa (11/11/2025).
Selain itu, kedua anak SY terlibat langsung dalam penculikan Bilqis.
Mereka diminta memanggil korban untuk bermain sebelum dibawa kabur.
Salah satu anak SY bahkan menjadi korban kekerasan seksual oleh pamannya sendiri di Makassar.
Kasus ini bermula pada 31 Oktober 2025, ketika Bilqis hilang dari taman dekat rumahnya.
Rekaman CCTV menunjukkan SY bersama dua anaknya membawa pergi korban.
Dalam penyelidikan, terungkap Bilqis dijual seharga Rp3 juta ke seorang perempuan di Sukoharjo (NH), lalu berpindah ke Jambi dengan harga Rp30 juta.
Jejak digital membawa polisi hingga ke Sungai Penuh, Jambi, dan akhirnya menemukan Bilqis di komunitas Suku Anak Dalam (SAD), Kabupaten Merangin.
Pendekatan persuasif melalui temenggung SAD memastikan bocah itu ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu malam, 8 November 2025.
"Korban ditemukan dalam keadaan baik berkat bantuan para Temenggung Suku Anak Dalam di Merangin," kata Kombes Pol Jimmy Christian Samma.
Meskipun Bilqis kini kembali ke keluarga, Polrestabes Makassar menegaskan penyelidikan terhadap sindikat perdagangan anak lintas provinsi masih terus berlanjut.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menegaskan, "Jejaring sindikat ini akan kami ungkap sampai tuntas."
Kasus Bilqis bukan sekadar penculikan, melainkan cerminan potret gelap perdagangan anak di Indonesia.
Di balik kembalinya senyum mungilnya, tersimpan trauma dan luka yang perlu waktu untuk sembuh.*
(tm/ad)
MEDAN Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Arni Sitorus mendesak Direktur Utama PT Pertamina segera melakukan evaluasi menyeluruh
POLITIK
JAKARTA Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H.,
NASIONAL
MEDAN Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., me
NASIONAL
DELISERDANG Prestasi membanggakan kembali datang dari Sumatera Utara. Caroline Cicilia Nababan, siswi kelas I SD Negeri 18 Rantau Selata
PENDIDIKAN
BENER MERIAH Pemerintah pusat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di kawasan Tanah Gayo, Aceh. Dalam kurun wak
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat menindaklanjuti tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 sebes
PEMERINTAHAN
MEDAN Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi motor penggerak lahirny
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), diwarnai interup
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), tak sekadar memb
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mempertanyakan mekanisme verifikasi dalam proses seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil)
NASIONAL