BREAKING NEWS
Kamis, 16 April 2026

Pria di Musi Banyuasin Tewas Ditembak OTK di Loket Pembayaran PLN

BITVonline.com - Kamis, 21 November 2024 08:44 WIB
Pria di Musi Banyuasin Tewas Ditembak OTK di Loket Pembayaran PLN
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMSEL -Angga Murina (36), seorang warga Jalan Merdeka, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, tewas setelah ditembak orang tak dikenal (OTK) di kepala. Peristiwa tersebut terjadi di loket pembayaran PLN di Jalan Kopral Hanafiah, Kelurahan Serasan Jayaya, pada Kamis (21/11), sekitar pukul 08.50 WIB.

Kapolres Muba melalui Kasat Reskrim, AKP Bondan Try Hoetomo, mengungkapkan bahwa korban ditembak saat hendak membayar tagihan listrik.

“Kronologis kejadian, korban datang ke loket pembayaran PLN menggunakan sepeda motor Suzuki Smash hitam tanpa pelat. Ketika sedang berada di lokasi, pelaku yang juga mengendarai motor mendekat dan langsung menembak korban menggunakan senjata api,” ujar Bondan, Kamis (21/11).

Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri. Korban yang tergeletak dengan luka tembak di kepala segera dievakuasi ke RSUD Sekayu oleh warga sekitar.

“Kami mendapatkan laporan dari warga yang panik. Personel Polsek Sekayu dan Polres Muba segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, dan melakukan olah TKP,” tambah Bondan.

Dari lokasi kejadian, polisi telah mengamankan barang bukti berupa satu selongsong peluru. Selain itu, sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap pelaku dan motif di balik penembakan ini.

“Hingga saat ini pelaku dan motif kejadian belum diketahui. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terang Bondan.

Korban dikenal sebagai mantan pemain klub sepak bola Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA) dan Persimbua. Kepergiannya yang tragis meninggalkan duka bagi masyarakat Sekayu, terutama mereka yang mengenalnya sebagai sosok atlet yang pernah mengharumkan nama daerah.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi yang belum terbukti kebenarannya.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru