BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Tragis, Prajurit TNI Asal Asahan Tewas Diduga Dianiaya Senior di Papua

Abyadi Siregar - Sabtu, 03 Januari 2026 10:30 WIB
Tragis, Prajurit TNI Asal Asahan Tewas Diduga Dianiaya Senior di Papua
Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, prajurit TNI asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, tewas diduga setelah dianiaya oleh rekan sesama TNI berpangkat Kopral saat bertugas di Papua. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ASAHAN – Keluarga Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, prajurit TNI asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, menuding anaknya tewas setelah dianiaya oleh rekan sesama TNI berpangkat Kopral saat bertugas di Papua.

Peristiwa itu terjadi pada 31 Desember 2025, saat Farkhan tengah tergabung dalam Satgas Yonif 113/Jaya Sakti Aceh.

Ayah korban, Zakaria Marpaung, menceritakan awalnya pihak keluarga mendapatkan informasi dari sepupu Farkhan bahwa anaknya tengah sakit.

Baca Juga:

"Dia lagi hangatkan badan di dekat perapian," ujar Zakaria, Jumat (2/1/2026).

Namun, situasi berubah ketika seorang anggota TNI berpangkat Sersan mendekati Farkhan dan memijat tubuhnya.

Tidak lama kemudian, seorang Kopral memanggil Farkhan, membawa korban ke samping, lalu memukul punggungnya menggunakan ranting dan menendangnya hingga tersungkur.

"Dia sempat berupaya membela diri. Aku bangga sama anakku, meski meninggal, dia berani melawan untuk mempertahankan nyawanya," ucap Zakaria dengan nada haru.

Zakaria menyatakan kekecewaannya atas insiden tersebut. Menurutnya, sebagai sesama prajurit, Farkhan seharusnya dilindungi.

"Yang saya kecewakan, anakku bukan mati di ujung senjata GPK, tapi di tangan sesama TNI. Mereka seharusnya saling menguatkan, bukan saling membunuh," kata Zakaria.

Hingga kini, pihak Kodam Iskandar Muda belum memastikan kronologi insiden tersebut. Kapendam IM, Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal, mengaku masih melakukan pengecekan.

"Saya cek dulu," ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan internal di tubuh TNI serta perlindungan bagi prajurit yang bertugas di wilayah konflik, agar tragedi serupa tidak terulang.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Banjir Rendam Tunggul Hitam Padang hingga 1 Meter, Ratusan Warga Dievakuasi
Enam Pekerja Tertimbun Tanah Longsor di Sumedang, 4 Meninggal
Gubsu Bobby Nasution Lantik 4 Pejabat Eselon II, 3 dari Medan dan Asahan
Viral di Media Sosial, Tiga TNI Jadi Pahlawan Selamatkan Warga Terjatuh ke Sungai
Uang Lelah untuk TNI? Prabowo Ganti Istilah Jadi ‘Uang Semangat’
Wagub Bali Turun Langsung, Pastikan Gereja dan Titik Wisata Aman di Malam Tahun Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru