Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Korban TPPO menggelar aksi di depan Balai Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kecamatan Medan Petisah, pada Rabu (21/1/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Perasaan kecewa semakin mendalam ketika Nezza, orang tua korban, menyampaikan keluhannya yang sangat mendalam.
Selain kasus TPPO yang tak kunjung terselesaikan, ia juga mengaku telah tidak lagi menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah.
"Malang benar nasib korban TPPO di kota ini. Punya pemimpin walikota yang lebih fokus pada 'konten' ketimbang masalah rakyat, punya wakil rakyat dengan ketua DPRD yang lebih suka melakukan perjalanan dinas ketimbang menangani masalah yang ada di daerahnya. Kami merasa ditinggalkan dan tidak diperhatikan sama sekali," pungkas Nezza dengan suara penuh emosi.
Masyarakat berharap agar pemerintah Kota Medan dan DPRD Medan segera mengambil langkah nyata untuk mengusut tuntas kasus TPPO ini, mengatasi permasalahan lapangan kerja yang minim, serta memberikan perhatian yang layak kepada korban dan keluarga yang sedang menderita.*