Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di 13 Titik, Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Izin
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Sebanyak tujuh tahanan kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/11) dini hari. Kejadian ini menghebohkan pihak berwenang karena salah satu di antara mereka adalah Murtala Ilyas (42), seorang narapidana narkoba yang merupakan bos sabu jaringan Aceh, yang ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Barat dengan barang bukti 110 kilogram sabu pada tahun ini.
Murtala Ilyas, yang dikenal sebagai residivis narkotika, sebelumnya mengendalikan peredaran sabu dengan rute internasional, melibatkan Malaysia, Aceh, Medan, dan Jakarta. Ia bersama enam tahanan lainnya berhasil melarikan diri setelah menjebol teralis di ruang tahanan. Setelah merusak teralis, mereka melanjutkan pelarian dengan melompat keluar dan kabur melalui gorong-gorong yang ada di sekitar lokasi.
Pantauan di lokasi pada Kamis (14/11), terlihat gorong-gorong yang digunakan para tahanan untuk melarikan diri. Gorong-gorong tersebut berukuran sekitar 1,5 x 1 meter dan berada di sisi samping bagian belakang Rutan Salemba. Meskipun air di dalam gorong-gorong tidak deras, lokasi tersebut cukup gelap dan sempit, memberikan peluang bagi tahanan untuk bersembunyi dan melarikan diri.
Di sekitar gorong-gorong, tampak adanya bekas teralis yang sebelumnya dijebol oleh para tahanan. Meskipun bekas kerusakan itu masih terlihat, petugas telah memasang lapisan teralis baru sebagai upaya untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kadiv Pemasyarakatan (PAS) Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jakarta, Tony Nainggolan, mengonfirmasi kaburnya tujuh tahanan tersebut. “Tujuh tahanan, yang kebanyakan merupakan narapidana kasus narkoba, diduga melarikan diri dengan cara menjebol teralis kamar tahanan,” ujarnya.
Usai kejadian, petugas Rutan Salemba kini diperiksa untuk mengetahui sejauh mana kelalaian yang terjadi. Tony menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menyelidiki kejadian ini lebih lanjut. “Kami akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi mendalam terkait pelarian ini,” tegas Tony.
Terkait keamanan setelah insiden ini, pihak Rutan Salemba dan Ditjenpas berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan instansi terkait. Tony juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat pasca-kejadian ini.
Sejak kaburnya tujuh tahanan tersebut, petugas kepolisian telah melakukan pencarian intensif untuk menangkap mereka kembali. Namun, hingga saat ini, pihak berwenang belum mengungkapkan keberadaan para tahanan yang kabur.
(N/014)
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menutup delapan lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Titi Besi, Kecamatan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri k
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Aceh di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, kembali melaksanakan kegiat
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap jaringan judi online (judol) internasional yang beroperasi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI Aksi unjuk rasa bertajuk Demo 2626 digelar di depan Balai Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026). Dalam aksi tersebut, ma
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti belum terwujudnya mobil nasional di Indonesia meski negara telah merdeka selama 81 t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan salah satu hobinya adalah mempelajari sejarah. Menurut dia, banyak pelajaran penting yang d
NASIONAL
BANDUNG Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap kronologi lengkap kasus penyekapan dan penganiayaan berat yang dialami perempuan berinis
HUKUM DAN KRIMINAL