DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
JAKARTA – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengakui pengelolaan royalti di Indonesia masih bermasalah.
Ia menyebut sistem yang berjalan saat ini belum tertata dengan baik sehingga banyak hak pencipta dan musisi yang tidak diterima secara semestinya.
"Setelah saya menjadi menteri, saya melihat pengelolaan royalti di Indonesia itu amburadul. Banyak sekali orang mengambil hak orang lain," kata Supratman dalam acara What's Up Campus Calls Out di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Senin (9/2/2026).Baca Juga:
Supratman mencontohkan kasus musisi yang seharusnya menerima royalti sebesar Rp1 juta, namun hanya memperoleh Rp200 ribu.
Menurut dia, persoalan tersebut terjadi akibat lemahnya pendataan dan distribusi royalti.
Ia menyoroti peran dua lembaga utama dalam pengelolaan royalti, yakni Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
LMKN bertugas menarik royalti dari pengguna musik, sementara LMK mendistribusikannya kepada pencipta dan pemilik hak.
"Keduanya sekarang saling mengontrol. Tidak mungkin royalti dibayarkan kalau datanya tidak lengkap," ujar Supratman.
Ia juga menjelaskan bahwa royalti terbagi menjadi dua jenis, yakni royalti analog dan royalti digital.
Royalti analog berasal dari pemutaran musik di ruang publik seperti kafe, restoran, dan tempat karaoke. Adapun royalti digital diperoleh melalui layanan berbasis langganan di platform digital.
Supratman mengimbau pelaku usaha, khususnya di sektor restoran dan kafe, agar tidak menghindari kewajiban membayar royalti.
Ia menegaskan bahwa kewajiban tersebut bukan dibebankan kepada konsumen, melainkan kepada pelaku usaha.
"Bayaran royalti itu sangat kecil dibandingkan omzet. Tidak mungkin memengaruhi harga secangkir kopi," katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyebut nilai royalti terlalu besar.
Menurutnya, angka-angka tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kalau ada yang menyebarkan angka ratusan ribu rupiah secara sepihak, itu pasti tidak benar," pungkas Supratman.*
(d/dh)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN