Wali Kota Medan: Rumah Anak SIGAP Harus Berjalan Berkelanjutan, Bukan Hanya Launching
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak dan PT Jenggala Maritim Nusantara, Muhamad Kerry Adrianto Riza, menyampaikan rasa sakit atas cap "mafia minyak" yang disematkan kepada keluarganya.
Hal ini diungkapkan Kerry saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (20/2).
"Nama keluarga saya disebut-sebut dengan label yang sangat menyakitkan. Kami dicap mafia minyak, kami dicap pengoplos BBM," ujar Kerry.Baca Juga:
Tuduhan tersebut, menurutnya, mulai terdengar sejak ia ditetapkan sebagai tersangka pada Februari-Maret 2025. Kerry menilai, pengulangan tuduhan di ruang publik lambat laun terdengar seperti kebenaran, meski belum diuji secara adil.
Yang paling menyakitkan, kata Kerry, adalah dampaknya terhadap keluarga.
"Anak-anak saya, orang tua saya, saudara-saudara saya, ikut menanggung tekanan sosial yang begitu keras. Fitnah yang terus diulang bukan hanya merusak nama baik, tetapi melukai martabat," katanya.
Kerry membantah tuduhan sebagai pengoplos bensin. Ia menegaskan blending dilakukan sesuai permintaan Pertamina dan prosedur yang berlaku, serta menekankan bahwa ia hanya menyewakan tangki penyimpanan BBM, bukan menjual minyak kepada pihak lain.
Kasus ini telah menimbulkan kerugian negara yang besar. Berdasarkan surat dakwaan, total kerugian keuangan negara mencapai Rp 25,4 triliun dan 2,7 miliar dollar AS, dengan kerugian perekonomian tambahan Rp 171,9 triliun.
Kerry sendiri dituntut hukuman 18 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 190 hari penjara, serta uang pengganti senilai Rp 13,4 triliun subsider 10 tahun penjara.
Kasus ini juga menyeret delapan terdakwa lain, dan seluruh proses hukum sudah berjalan hampir satu tahun sejak penahanan awal. Kerry menilai lamanya proses hukum turut memperberat tekanan terhadap dirinya dan keluarganya.*
(k/dh)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggandeng Bank Mandiri dalam upaya memperkuat sinergi program pencegahan dan pember
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban berbobot 1,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto yang pernah menyatakan akan mengambil unsur terbaik dari sosialisme dan kapitalisme dinilai tengah mem
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah asosiasi petani hingga pelaku usaha kelapa sawit mengadukan anjloknya harga Tanda Buah Segar (TBS) kepada Wakil Menteri
PERTANIAN AGRIBISNIS
LAOS Tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand bersama sejumlah ahli internasional berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi tujuh warga d
INTERNASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai menilai praktik eksploitasi sumber daya alam di Papua bukanlah fenomena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam melakukan efisiens
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) oleh aparatur sipil
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.
PEMERINTAHAN