PT Musim Mas Serobot Tanah Keluarga Herlambang Panggabean di Kelurahan Besar, Medan Labuhan
MEDAN PT Musim Mas Grop melalui anak perusahaannya PT Musim Semi Mas, diduga telah menyerobot tanah warga di Medan selama belasan tahun.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai bersama satuan tugas gabungan menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 200 ton arang bakau di perairan Kepulauan Meranti.
Komoditas tersebut diduga berasal dari aktivitas penebangan hutan mangrove secara ilegal.
Komandan Lanal Dumai, Abdul Haris, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari observasi intensif yang dilakukan Tim Satgas Operasi Intelijen Maritim Koarmada I bersama personel Patkamla Lanal Dumai.Baca Juga:
Petugas mencurigai pergerakan sebuah kapal layar motor, KLM Samudera Indah Jaya GT 172, yang melintas di perairan Selat Panjang.
Kapal tersebut diduga mengangkut arang bakau dalam jumlah besar.
Setelah melakukan pengejaran, tim patroli TNI AL berhasil menghentikan kapal tersebut pada pukul 17.36 WIB.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kapal beserta muatannya kemudian dikawal menuju dermaga TNI AL di Dumai.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sekitar 200 ton arang bakau di dalam kapal. Aktivitas tersebut diduga melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera, Hari Novianto, mengatakan potensi kerugian ekonomi negara akibat praktik ilegal ini diperkirakan mencapai Rp4,6 miliar.
Pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pihak yang diduga menjadi penerima manfaat di balik penyelundupan itu.
Operasi ini, menurut TNI AL, merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan wilayah laut sekaligus melindungi ekosistem pesisir, khususnya kawasan mangrove yang memiliki peran penting bagi keseimbangan lingkungan.
Langkah penindakan tersebut juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, yang menekankan agar seluruh jajaran TNI AL meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia.*
(dh)
MEDAN PT Musim Mas Grop melalui anak perusahaannya PT Musim Semi Mas, diduga telah menyerobot tanah warga di Medan selama belasan tahun.
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh mengamankan dua mahasiswa asal Bireuen yang diduga terlibat dalam peredaran rokok
HUKUM DAN KRIMINAL
PANGKALPINANG Dugaan praktik pengendalian peredaran narkotika dari dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menuai sorotan tajam. S
HUKUM DAN KRIMINAL
TAKENGON Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah terus memperkuat pendekatan humanis melalui program Saweu Pesantren dengan menyambangi
NASIONAL
JAKARTA Fraksi PDIP DPR RI menyoroti usulan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) terkait wacana penempat
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Kota Banda Aceh akan membentuk tim khusus untuk mengawasi seluruh tempat penitipan anak (daycare) usai kasus penga
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran dana sebesar 1 juta dolar Amerika Serikat (AS) yang disita dalam kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengaudit sistem keselamatan perusahaan taksi Green SM pasca insiden kecelakaan di kawas
NASIONAL
SURABAYA Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah membahas skema subsidi untuk industri plastik menyusul lonjakan harga bahan baku yang
EKONOMI
MEDAN Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan akan menutup sebanyak 18 ruas jalan di Kota Medan pada Rabu (29/4/2026) mulai pukul 16.00 hin
NASIONAL