BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Mei 2026

Prarekonstruksi Ungkap 5 Fakta Baru Kasus Mayat Wanita dalam Boks di Medan, Ternyata Pelaku dan Korban Tak Saling Kenal

Dharma - Sabtu, 14 Maret 2026 13:37 WIB
Prarekonstruksi Ungkap 5 Fakta Baru Kasus Mayat Wanita dalam Boks di Medan, Ternyata Pelaku dan Korban Tak Saling Kenal
Tampang dua pelaku pembunuhan mayat wanita yang ditemukan di dalam boks di Kota Medan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Kepolisian menggelar prarekonstruksi kasus penemuan mayat wanita berinisial RS, 19 tahun, yang ditemukan di dalam boks di Kota Medan, Sumatera Utara.

Dari prarekonstruksi yang dilakukan pada Jumat, 13 Maret 2026, terungkap sejumlah fakta baru terkait pembunuhan tersebut.

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan polisi telah menangkap dua tersangka, yakni SA, 19 tahun, dan SHR, 19 tahun.

Baca Juga:

Menurut dia, pelaku utama dalam kasus ini adalah SA, sedangkan SHR disebut hanya membantu proses pembuangan jasad korban.

"Pelakunya ada dua orang, pelaku utama satu orang," kata Calvijn saat prarekonstruksi.

Dari hasil prarekonstruksi, polisi mengungkap setidaknya lima temuan penting. Pertama, korban dan pelaku ternyata tidak saling mengenal.

Polisi menyebut pembunuhan dilakukan oleh SA, sementara SHR berperan membantu membawa boks berisi jasad korban.

Meski demikian, polisi belum mengungkap motif pembunuhan. Calvijn menyatakan kepolisian akan menyampaikan secara lengkap perkara tersebut dalam rilis resmi.

Fakta kedua, pembunuhan disebut terjadi di salah satu penginapan di Jalan Menteng 7 Gang Kenanga, pada 9 Maret 2026.

Polisi menyatakan korban tewas setelah mengalami penganiayaan. Selain itu, kasus ini juga disertai dugaan pencurian dengan kekerasan.

"Kasus pembunuhan, penganiayaan, dan pencurian dengan kekerasan," ujar Calvijn.

Fakta ketiga, setelah korban tewas, tersangka SA disebut berupaya menghilangkan jejak kejahatan.

Ia mengambil karung goni dan memasukkan jasad korban ke dalamnya pada keesokan hari. Setelah itu, SA menghubungi SHR untuk membantunya mengambil boks dari rumah SA.

Menurut polisi, SHR hanya mengantar boks hingga depan gerbang penginapan dan tidak masuk ke dalam kamar.

SA kemudian seorang diri memasukkan jasad korban ke dalam boks yang dibungkus selimut.

"Setelah masuk ke dalam, tersangka sendiri memasukkan sendiri korbannya ke dalam boks dengan selimut-selimut lengkap," kata Calvijn.

Fakta keempat, boks berisi jasad korban kemudian dibawa menggunakan sepeda motor.

Polisi menyebut SHR mengendarai sepeda motor, sedangkan SA duduk di belakang sambil memegangi boks tersebut. Keduanya lalu menuju kawasan pinggir sungai.

Keterangan itu, menurut polisi, juga diperkuat rekaman kamera pengawas atau CCTV yang telah dikantongi penyidik.

Fakta kelima, polisi mengungkap para tersangka semula berencana membuang jasad korban ke sungai. Namun rencana itu urung dilakukan.

Saat boks dibawa, posisi barang tersebut disebut beberapa kali hampir terjatuh.

Karena khawatir, keduanya memutuskan meletakkan boks di Jalan Menteng 7 Gang Seroja, yang kemudian menjadi lokasi penemuan mayat.

Setelah sempat meninggalkan lokasi, kedua tersangka disebut kembali dengan maksud melemparkan jasad ke aliran sungai.

Namun rencana itu gagal lantaran di sekitar bantaran sungai sudah banyak warga.

"Mereka kembali lagi ke bantaran sungai tersebut, dengan maksud ingin melemparnya ke aliran sungai, namun tidak terlaksana karena sudah banyaknya masyarakat yang ada," ujar Calvijn.

Sejauh ini, kepolisian masih mendalami motif pembunuhan serta peran masing-masing tersangka dalam perkara tersebut.

Polisi juga belum merinci barang milik korban yang diduga diambil pelaku.*


(d/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mudik Lebaran 2026 Makin Lancar, Tol Sinaksak–Simpang Panei Dibuka Gratis!
Wali Kota Rico Waas Hadiri Buka Puasa Bersama DPC Gerindra, Janji Revitalisasi Puskesmas dan Perluas PKH Medan Makmur
Bakti Sosial Posmetro Medan, Wali Kota Medan Rico Waas Serahkan Bantuan Sembako untuk 10.000 Warga Lewat PKH Medan Makmur
Wali Kota Medan Minta Penanganan Narkoba di Belawan Dilakukan Secara Terpadu dan Berkelanjutan
Wali Kota Medan Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Tanggung Jawab dan Integritas
Wali Kota Medan Minta Revitalisasi Puskesmas Dipercepat untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru