Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Proses penyidikan terus berkembang, dan Bareskrim Polri bekerjasama dengan PPATK untuk menelusuri lebih lanjut transaksi keuangan dan aset para tersangka.
Ade Safri menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah berfokus pada penguatan pembuktian guna mengungkap lebih dalam jaringan yang terlibat dalam perdagangan emas ilegal ini.
"Tim penyidik terus berusaha memperdalam kasus ini dengan menggandeng PPATK. Kami akan menelusuri setiap transaksi yang mencurigakan serta melacak aset yang mungkin disembunyikan oleh tersangka," tegasnya.
Jaringan jual beli emas ilegal ini tak hanya merugikan perekonomian negara, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih besar.
Aktivitas penambangan ilegal, khususnya PETI, telah lama menjadi masalah besar, menyebabkan kerusakan hutan dan pencemaran air, yang berdampak pada ekosistem lokal dan kehidupan masyarakat di sekitar area tambang.
Bareskrim Polri berkomitmen untuk terus menindak tegas praktik-praktik ilegal ini, sambil memastikan bahwa seluruh pihak yang terlibat akan diproses secara hukum.
Dengan adanya penyelidikan yang intensif ini, diharapkan dapat mengurangi peredaran emas ilegal di pasar dan memperkuat langkah-langkah pemerintah dalam melindungi sumber daya alam Indonesia.*
(d/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.