Dihantam Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah di Aceh Timur, TNI-Polri dan Warga Turun Tangan
ACEH TIMUR Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Ainun Mardiah (43), warga Dusun Tengku Ubit, Gampong Buket Pala, Keca
PERISTIWA
MEDAN – Sidang kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) wilayah Medan kembali mengungkap fakta baru. Salah satu terdakwa, Muhlis Hanggani Capah, mengaku menerima uang sebesar Rp 1,9 miliar dari para kontraktor dengan dalih untuk kebutuhan operasional.
Pengakuan tersebut disampaikan Muhlis saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Rabu (29/4/2026).
"Permintaan saya terkait operasional Rp 1,9 miliar, Yang Mulia," ujar Muhlis di hadapan majelis hakim.Baca Juga:
Muhlis yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Medan, duduk sebagai terdakwa bersama Eddy Kurniawan Winarto selaku Direktur PT Tri Tirta Permata dan Muhammad Chusnul.
Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran dana dari sejumlah kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan jalur kereta api lintas Medan–Binjai (JLKAMB) dengan total mencapai Rp 4,5 miliar.
Namun Muhlis membantah jumlah tersebut. Ia menegaskan bahwa uang yang diterimanya tidak sebesar itu, karena sebagian digunakan untuk berbagai keperluan proyek, seperti pembebasan lahan hingga tunjangan hari raya pegawai.
"Yang saya gunakan sendiri sebesar Rp 1,9 miliar, dan Rp 200 juta sudah saya kembalikan ke KPK," katanya.
Dalam dakwaan, Muhlis disebut menerima total uang sebesar Rp 1.939.900.000. Ia juga diduga mengetahui bahwa uang tersebut merupakan imbalan atas perannya dalam menyusun dan melaksanakan plotting pemenang lelang proyek.
Proyek yang dimaksud meliputi sejumlah paket pekerjaan pembangunan jalur kereta api lintas Medan–Binjai, mulai dari JLKAMB 1 hingga JLKAMB 6, yang melibatkan sejumlah perusahaan konstruksi.
Kasus ini merupakan bagian dari perkara dugaan korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan DJKA Kementerian Perhubungan periode 2021–2024 yang saat ini masih bergulir di pengadilan.*
(k/dh)
ACEH TIMUR Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Ainun Mardiah (43), warga Dusun Tengku Ubit, Gampong Buket Pala, Keca
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membahas percepatan pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpengha
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendukung rakyat Palestina hingga hak menentukan nasib sendiri
INTERNASIONAL
MEDAN PSMS Medan akan menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027 malam ini, Minggu (27/9/2026). Laga
OLAHRAGA
JAKARTA Peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S hingga kini masih menjadi salah satu episode penting dalam sejarah Indonesia. Salah
NASIONAL
DELI SERDANG, BITV Warga Dusun II, Gang Buntu, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, meng
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah telah memblokir 659.419 rekening yang diduga berkaitan dengan aktivitas keuangan ilegal hingga 31 Agustus 2026. Pemblok
EKONOMI
MEDAN Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Andre Rosiade menyebut Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution sebagai sosok
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pakar hukum Denny Indrayana mengatakan gugatan yang diajukannya terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstit
POLITIK
YOGYAKARTA Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM dan menyatakan memiliki a
POLITIK