Tim Gabungan Berpacu Waktu Selamatkan Penambang Emas yang Terjebak di Gua Laos
LAOS Tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand bersama sejumlah ahli internasional berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi tujuh warga d
INTERNASIONAL
BANDA ACEH – Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh, Nursyam, menegaskan pentingnya integritas, kehati-hatian, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai aparat peradilan.
Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan pembinaan dan pengawasan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga:Dalam kegiatan yang dihadiri para Hakim Tinggi Pengawas Daerah (Hatiwasda) tersebut, Nursyam menjelaskan bahwa kunjungan PT Banda Aceh merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pimpinan, hakim, serta seluruh aparatur PN Banda Aceh, baik dari unsur kepaniteraan maupun kesekretariatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan adanya temuan pelanggaran tertentu, melainkan bagian dari mekanisme pembinaan reguler untuk menjaga kualitas pelayanan lembaga peradilan.
"Pembinaan dan pengawasan ini bukan karena ada temuan sesuatu, tetapi merupakan kegiatan rutin yang bersifat reguler setiap tahun," ujar Nursyam saat memberikan arahan.
Dalam pembinaannya, Nursyam mengangkat tema tentang pentingnya menjaga hati dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan peradilan.
Ia menekankan tiga prinsip utama yang harus dipegang seluruh hakim dan aparatur pengadilan.
Pertama adalah bekerja dengan rendah hati. Menurutnya, setiap aparatur harus menjunjung sikap sopan santun, menghormati sesama, serta memiliki keberanian untuk mengakui kesalahan apabila melakukan kekeliruan.
"Di lingkungan pengadilan tidak ada kepala, yang ada adalah ketua sebagai sosok yang dituakan. Karena itu, hormatilah orang yang dituakan. Hakim tidak boleh sombong dan tidak boleh haus pujian," katanya.
Prinsip kedua adalah bersikap dan bertindak dengan penuh kehati-hatian.
Nursyam mengingatkan bahwa setiap keputusan yang dihasilkan pengadilan memiliki konsekuensi bagi para pihak yang berperkara sehingga dibutuhkan kecermatan dan kewaspadaan dalam setiap proses kerja.
Menurutnya, hakim harus berpihak pada keadilan, bukan kepada pihak yang sedang berperkara.
Adapun prinsip ketiga adalah bekerja dengan sepenuh hati. Nursyam mengajak seluruh aparatur menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian dan ibadah, bukan semata-mata sarana mencari nafkah.
Ia juga mendorong terciptanya suasana kerja yang harmonis dan nyaman agar kantor pengadilan menjadi lingkungan yang mendukung profesionalisme sekaligus kebersamaan.
Baca Juga:
"Jadikan kantor ini sebagai rumah kedua. Bangun hubungan yang baik dan penuh persaudaraan dengan sesama aparatur pengadilan," ujarnya.
Nursyam optimistis apabila ketiga nilai tersebut dijalankan secara konsisten, PN Banda Aceh akan mampu memberikan pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat pencari keadilan.
Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan publik akan berbanding lurus dengan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Hakim Tinggi PT Banda Aceh, di antaranya Dr. Taqwaddin, Dr. Firmansyah, Rahmawati, Irwan Efendi, dan M. Joni Kemri, serta jajaran sekretariat PT Banda Aceh.
Sementara itu, Wakil Ketua PN Banda Aceh Fauzi menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan oleh PT Banda Aceh.
Mewakili Ketua PN Banda Aceh, Dr. Teuku Syarafi, yang sedang menunaikan ibadah haji, Fauzi berkomitmen menindaklanjuti seluruh hasil pengawasan dan arahan yang telah disampaikan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan pembinaan yang diberikan. Kami akan segera menindaklanjuti hasil pengawasan yang telah dilakukan," kata Fauzi.*
Baca Juga:
LAOS Tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand bersama sejumlah ahli internasional berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi tujuh warga d
INTERNASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai menilai praktik eksploitasi sumber daya alam di Papua bukanlah fenomena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam melakukan efisiens
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) oleh aparatur sipil
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong implementasi program Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai upaya memperkuat perlindun
PEMERINTAHAN
PADANG LAWAS Ketua Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM), Zulfahmi Siregar, mendesak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut)
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Personel Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh, Bripda M. Dimas Pratama, berhasil mengharumkan nama institusinya setelah mer
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk pengadaan 1.098 ekor sapi kurban yang akan disalurk
NASIONAL
MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan bersama Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara menggelar pertandingan mini soccer sebagai
NASIONAL