BPOM Wanti-wanti Bahaya Vape, Lebih dari 5 Juta Anak Indonesia Terancam Kecanduan Nikotin
JAKARTA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap rokok elektronik atau vape sebagai produk y
KESEHATAN
JAKARTA – Pengadilan Militer II-08 Jakarta memutar rekaman CCTV penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, dalam sidang lanjutan kasus dugaan penganiayaan berat yang digelar pada Selasa (2/6/2026).
Pemutaran rekaman dilakukan usai majelis hakim mendengarkan keterangan ahli pidana yang diajukan pihak terdakwa. Rekaman CCTV tersebut menjadi salah satu materi yang ditampilkan di ruang sidang untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menjerat empat prajurit TNI sebagai terdakwa.
Oditur Militer menjelaskan, rekaman CCTV yang diputar merupakan hasil penyidikan yang diperoleh dari Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Menurutnya, rekaman tersebut memiliki status pro justitia karena menjadi bagian dari alat bukti dalam proses hukum yang sedang berjalan.Baca Juga:
"Kami juga baru melihat dan menyaksikan bersama Majelis Hakim serta Penasihat Hukum. Rekaman CCTV ini kami peroleh dari penyidik Puspom TNI," ujar Oditur Militer dalam persidangan.
Oditur juga menegaskan pihaknya tidak memperoleh rekaman CCTV lain yang sebelumnya diminta penasihat hukum korban dari Polda Metro Jaya.
Dalam perkara ini, empat prajurit TNI yang menjadi terdakwa yakni Serda Edi Sudarko, Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono, Kapten Nandala Dwi Prasetya, dan Lettu Sami Lakka. Keempatnya didakwa melakukan penganiayaan berat terhadap Andrie Yunus.
Berdasarkan dakwaan, peristiwa bermula dari rasa kesal para terdakwa terhadap Andrie Yunus setelah aksinya dalam rapat pembahasan revisi Undang-Undang TNI di Hotel Fairmont Jakarta menjadi viral di media sosial.
Dalam persidangan terungkap, para terdakwa kemudian merencanakan aksi penyiraman terhadap korban. Pada 12 Maret 2026, mereka membuntuti Andrie Yunus menggunakan sepeda motor hingga akhirnya melakukan penyiraman cairan kimia di kawasan persimpangan Jalan Salemba I dan Jalan Talang, Jakarta Pusat.
Sidang perkara ini masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan lanjutan terhadap alat bukti dan saksi yang diajukan para pihak. Majelis hakim akan mendalami seluruh fakta persidangan sebelum menjatuhkan putusan terhadap para terdakwa.*
(oz/dh)
JAKARTA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap rokok elektronik atau vape sebagai produk y
KESEHATAN
BINJAI Tim gabungan yang terdiri dari Polres Binjai, TNI, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai, dan Satpol PP menggelar razia di se
HUKUM DAN KRIMINAL
LEBAK Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar ideologi bangsa
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Polres Pematangsiantar berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor dinas milik Kodim 0207/Simalungun hanya dalam wakt
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut memperkuat kola
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden TimorLeste Jos RamosHorta memuji Indonesia sebagai salah satu contoh terbaik negara demokrasi yang berhasil menjaga p
INTERNASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar menegaskan potensi tanaman herbal Indonesia tidak kalah dibandingkan
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengungkap motif di balik kasus dugaan pemalsuan
NASIONAL
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat inflasi bulanan atau month to month (mtm) sebesar 0,89 persen pada Mei 2026. A
EKONOMI
JAKARTA Sutradara film dokumenter Pesta Babi, Dandhy Dwi Laksono, turut dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penyalahgunaan dat
HUKUM DAN KRIMINAL