BREAKING NEWS
Jumat, 19 Juni 2026

Diduga Mengajak Gulingkan Pemerintahan Prabowo, Islah Bahrawi: Tidak Ada Niat Menghasut

Adelia Syafitri - Rabu, 10 Juni 2026 18:32 WIB
Diduga Mengajak Gulingkan Pemerintahan Prabowo, Islah Bahrawi: Tidak Ada Niat Menghasut
Aktivis Islah Bahrawi. (foto: Rhenald Kasali/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Aktivis Islah Bahrawi menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026), terkait laporan dugaan penghasutan yang menyeret namanya.

Laporan tersebut berkaitan dengan pernyataan yang dianggap mengandung ajakan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kuasa hukum Islah, Tegar Putuhena, mengatakan kliennya hadir memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan klarifikasi atas laporan yang dilayangkan sejumlah pihak.

Baca Juga:

"Hari ini Cak Islah dan tim penasihat hukum datang memenuhi undangan Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan penghasutan, Pasal 246 KUHP," kata Tegar kepada wartawan.

Menurut Tegar, pihak pelapor tidak diketahui secara rinci, namun laporan tersebut telah resmi masuk dan diproses oleh kepolisian.

Sementara itu, Islah Bahrawi membantah tuduhan bahwa dirinya mengajak melakukan penggulingan pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa pernyataannya merupakan bentuk kritik terhadap kondisi sosial dan politik yang berkembang di masyarakat.

Islah Bahrawi menyebut tidak ada niat untuk menghasut ataupun mendorong tindakan kekerasan dalam pernyataannya.

"Ini adalah upaya kami mengamplifikasi suara-suara yang ada di masyarakat. Tidak ada niat menghasut apa pun," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bagian dari kecintaan terhadap negara, bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah.

"Tujuannya adalah cinta negara ini. Karena itu kami terus mengkritisi kebijakan yang kami anggap merugikan rakyat," kata dia.

Laporan terhadap Islah tercatat dalam LP/B/2428/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 8 April 2026.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Tanggapi Kritik Soal Sering Kunjungan ke Luar Negeri: Jokowi Jarang ke Luar Negeri, Juga Disalahkan
Tekan Pengangguran di Medan, Rico Waas Genjot Pelatihan dan Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri
Pemko Medan dan Kemlu RI Perkuat Sinergi Layanan Diplomatik di Kota Medan
Rico Waas Dorong Perguruan Tinggi di Medan Cetak SDM Unggul dan Berkarakter
Pertamax Tembus Rp16.650 di Sumut, Pertamina Ungkap Alasan Kenaikan Harga
Pemprov Sumut Genjot 4.432 Kegiatan Pembangunan Sepanjang 2026, 1,5 Triliun Sudah Berjalan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru