BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Dugaan Suap Impor yang Disidangkan KPK, Ini Penjelasannya

Abyadi Siregar - Kamis, 11 Juni 2026 16:22 WIB
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Dugaan Suap Impor yang Disidangkan KPK, Ini Penjelasannya
Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juni 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, membantah terlibat dalam kasus dugaan suap impor yang tengah disidangkan terkait Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Raffi menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan bisnis maupun keterlibatan dalam praktik impor yang menjadi objek perkara tersebut.

Ia mengaku hanya pernah bertemu dengan pihak perusahaan Blueray saat berada di Amerika Serikat untuk mengikuti kegiatan maraton bersama sejumlah artis Indonesia.

Baca Juga:

Dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juni 2026, Raffi menjelaskan bahwa pertemuan itu terjadi secara tidak sengaja setelah dirinya mengunjungi Awang Kitchen, salah satu tempat yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia di Amerika Serikat.

Menurut Raffi, setelah keluar dari lokasi tersebut, ia diajak berfoto oleh sejumlah warga Indonesia, termasuk seseorang yang kemudian memperkenalkan diri sebagai pihak dari perusahaan Blueray.

"Beliau memperkenalkan diri, tetapi saya tidak kenal sebelumnya. Saat itu hanya sebatas foto bersama dan perbincangan singkat," kata Raffi.

Ia mengatakan dalam percakapan tersebut sempat ditawari jasa pengiriman berbagai barang elektronik dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Namun, Raffi mengaku tidak pernah menggunakan ataupun menyetujui tawaran tersebut.

Menurut dia, pembicaraan yang terjadi hanya sebatas percakapan santai dan tidak pernah berlanjut menjadi transaksi.

"Ketika ditawari pengiriman gratis, saya langsung menolak. Saya tidak mau menerima layanan gratis seperti itu," ujarnya.

Raffi menambahkan bahwa komunikasi yang terjadi setelah pertemuan tersebut juga tidak pernah berkembang menjadi kerja sama atau aktivitas pengiriman barang.

Nama Raffi Ahmad sebelumnya mencuat dalam persidangan kasus dugaan suap impor yang melibatkan pimpinan Blueray Cargo Group, John Field, dan sejumlah pihak lainnya.

Dalam sidang yang berlangsung pada 5 Juni 2026, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat menyinggung adanya permintaan pengiriman laptop dan telepon seluler dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Informasi tersebut muncul dalam keterangan salah satu saksi yang dihadirkan di persidangan.

Menanggapi munculnya nama Raffi dalam persidangan, KPK menyatakan akan mempelajari seluruh fakta yang terungkap selama proses persidangan berlangsung.

Juru Bicara KPK, Taufik, mengatakan setiap informasi yang muncul di persidangan dapat menjadi bahan pendalaman bagi penyidik apabila dianggap relevan dengan perkara yang sedang ditangani.

"Apakah fakta-fakta persidangan itu nantinya menjadi fakta baru yang perlu didalami, tentu akan dilakukan pemeriksaan dan pendalaman sesuai kebutuhan penyidikan," ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari KPK yang menetapkan Raffi Ahmad sebagai pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.

Proses hukum masih berlangsung dan seluruh informasi yang muncul dalam persidangan tetap harus diuji melalui pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Karena itu, asas praduga tidak bersalah tetap harus dikedepankan sampai adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.*


(d/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Namanya Dikaitkan dalam Dugaan Korupsi BGN, Dek Gam: Untuk Apa Saya Urus Dapur MBG?
LPKKI Soroti Kasus PT PMM: Jika Dokumen Lengkap, Mengapa Terlihat Seperti Target Operasi?
KPK Tetapkan 4 Tersangka Suap Audit BPK, Bupati Muara Enim Ikut Terjerat
OTT Muara Enim Berlanjut, KPK Tahan Dua Tersangka Baru Termasuk Pegawai BPK dan Pihak Swasta
Kasus MBG Kian Jadi Sorotan, KPK Klarifikasi Daftar Nama yang Viral dan Bantah Isu Keterlibatan Pimpinan
Ubah Limbah Styrofoam Jadi Bean Bag, Inovasi Kreatif Mahasiswa FKM Unmuha Curi Perhatian
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru