BREAKING NEWS
Minggu, 28 Juni 2026

Polrestabes Medan Bongkar Dugaan Mafia BBM Subsidi, Bio Solar Disulap Jadi Dexlite di SPBU Gajah Mada

Abyadi Siregar - Minggu, 28 Juni 2026 14:54 WIB
Polrestabes Medan Bongkar Dugaan Mafia BBM Subsidi, Bio Solar Disulap Jadi Dexlite di SPBU Gajah Mada
BBM jenis Dexlite di SPBU. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan mengungkap dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Gajah Mada, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dalam kasus tersebut, BBM subsidi jenis Bio Solar diduga dimasukkan ke tangki penampungan BBM jenis Dexlite.

Baca Juga:
Polisi menduga praktik tersebut melibatkan pihak manajemen SPBU, operator, hingga sopir truk tangki yang mengangkut BBM dari Pertamina.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

"Dalam kasus ini, kita berhasil adanya penyelewengan pendistribusian BBM subsidi ke salah satu SPBU di Kota Medan," ujar Adrian, Minggu (28/6/2026).

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan empat orang yang diduga terlibat.

Mereka adalah Agus Pranata Tarigan selaku supervisor SPBU, Ahmad Wahyudin Matondang sebagai operator SPBU, serta Pandapotan Sirait dan Evando Situngkir yang merupakan sopir truk tangki PT Elnusa.

"Ada empat orang yang kita amankan, dari SPBU dan dari truk," ucapnya.

Adrian menjelaskan, SPBU yang menjadi lokasi pengungkapan diketahui tidak menjual BBM bersubsidi jenis Bio Solar.

Namun, penyidik menemukan dugaan bahwa Bio Solar justru dimasukkan ke dalam tangki penyimpanan Dexlite.

"Jadi perlu diketahui, di SPBU itu tidak menjual BBM jenis Bio Solar tapi hanya ada Dexlite. Nah deri permaian para pelaku, justru penampungan Dexlite itu diisi menggunakan BBM jensi Bio Solar. Sehingga dari sini ada niat dari para pelaku untuk melakukan penyelewengan, karena dari segi harga juga sudah beda," ungkapnya.

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Nobar Piala Dunia di CFD Kesawan, Rico Waas Ajak Warga Medan Semakin Gemar Berolahraga
Sejarah Suku Melayu Deli di Medan, Berakar dari Kesultanan Deli dan Perkembangan Budaya Pesisir
Pertamina Buka Suara soal Antrean BBM: Bukan karena Stok Langka, Distribusi Sedang Dikebut
Rico Waas Tegaskan Komitmen Perluas Lapangan Kerja, Pemko Medan Siapkan Walk-in Interview hingga Peluang Kerja ke Jepang
Wakil Wali Kota Medan Gowes Bersama Forkopimda, Pantau Kondisi Kota Sambil Perkuat Sinergi
Anggota DPRD Kota Medan Dilaporkan atas Dugaan Pengeroyokan, Polisi Layangkan Pemanggilan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru