Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
MEDAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan mengungkap dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Gajah Mada, Kota Medan, Sumatera Utara.
Dalam kasus tersebut, BBM subsidi jenis Bio Solar diduga dimasukkan ke tangki penampungan BBM jenis Dexlite.
Baca Juga:Polisi menduga praktik tersebut melibatkan pihak manajemen SPBU, operator, hingga sopir truk tangki yang mengangkut BBM dari Pertamina.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
"Dalam kasus ini, kita berhasil adanya penyelewengan pendistribusian BBM subsidi ke salah satu SPBU di Kota Medan," ujar Adrian, Minggu (28/6/2026).
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan empat orang yang diduga terlibat.
Mereka adalah Agus Pranata Tarigan selaku supervisor SPBU, Ahmad Wahyudin Matondang sebagai operator SPBU, serta Pandapotan Sirait dan Evando Situngkir yang merupakan sopir truk tangki PT Elnusa.
"Ada empat orang yang kita amankan, dari SPBU dan dari truk," ucapnya.
Adrian menjelaskan, SPBU yang menjadi lokasi pengungkapan diketahui tidak menjual BBM bersubsidi jenis Bio Solar.
Namun, penyidik menemukan dugaan bahwa Bio Solar justru dimasukkan ke dalam tangki penyimpanan Dexlite.
"Jadi perlu diketahui, di SPBU itu tidak menjual BBM jenis Bio Solar tapi hanya ada Dexlite. Nah deri permaian para pelaku, justru penampungan Dexlite itu diisi menggunakan BBM jensi Bio Solar. Sehingga dari sini ada niat dari para pelaku untuk melakukan penyelewengan, karena dari segi harga juga sudah beda," ungkapnya.
Kasus tersebut terungkap pada 12 Maret 2026 setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi.
Polisi memperkirakan para pelaku memperoleh keuntungan sekitar Rp3 juta setiap kali melakukan transaksi.
Untuk menghindari terdeteksi, pihak SPBU diduga mematikan seluruh kamera pengawas atau CCTV saat proses pemindahan BBM berlangsung.
Baca Juga:
"Sudah sembilan bulan beraksi. Mereka ini cukup licik, karena setiap transaksi CCTV di sekitar SPBU dimatikan," katanya.
Polisi juga mengungkap adanya dugaan kerja sama antara pihak SPBU dengan sopir truk tangki melalui modus yang dikenal sebagai "kencing" BBM.
Menurut Adrian, truk tangki awalnya membawa muatan Bio Solar menuju SPBU di Jalan Asrama.
Namun, sebelum tiba di lokasi tujuan, sebagian muatan terlebih dahulu diturunkan di SPBU Jalan Gajah Mada.
"Jadi awalnya truk ini mau bawa BBM ke SPBU di Jalan Asrama, tapi "kencing" dulu ke SPBU di Jalan Gajah Mada itu. Misalnya dari 16 ton pesanan SPBU Jalan Asrama, ada sebagian kecil yang diturunkan ke SPBU di Jalan Gajah Mada," ungkapnya.
Polisi menduga modus tersebut dilakukan setiap kali truk tangki mendistribusikan BBM ke wilayah Kota Medan.
Karena telah berlangsung selama berbulan-bulan, praktik tersebut diduga dilakukan berulang kali.
Saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk menelusuri alur distribusi BBM bersubsidi yang diduga diselewengkan serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.* (km/ad)
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA Dua dari 26 tokoh yang diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak hadir d
POLITIK
JAKARTA Direktur Law Firm Pedang Keadilan & Partners Zuhri Saifudin menilai Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peluang untuk mendiskualif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai rangkaian perombakan pemerintahan Presiden Prabowo Su
POLITIK
MEDAN Video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) diduga dikeroyok sejumlah pria di kawasan depan Kampus Universitas Suma
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan tengah mengembangkan sistem pemerintahan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik melal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Prof. H.C. Dr. Rido Hermawan mengajak masyarakat melihat kembali hubungan manusia dengan dirinya sendiri, sesa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung belum menemukan indikasi keterlibatan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak memberikan tanggapan mengenai perkara yang mempersoal
NASIONAL
OlehWerdha CandratrilaksitaRESHUFFLE lazimnya menjadi cara seorang presiden memperkuat kendali terhadap pemerintahannya. Menteri yang dinil
OPINI