BREAKING NEWS
Senin, 29 Juni 2026

Polda Jambi Bongkar Jaringan Ekstasi, Oknum Pejabat Ditjenpas Jadi Tersangka

Johan - Senin, 29 Juni 2026 10:28 WIB
Polda Jambi Bongkar Jaringan Ekstasi, Oknum Pejabat Ditjenpas Jadi Tersangka
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAMBI – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis pil ekstasi.

Salah satu tersangka merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi Dewa Made Palguna, mengatakan dari pengungkapan kasus tersebut polisi mengamankan sebanyak 536 butir pil ekstasi sebagai barang bukti.

Baca Juga:

"Barang bukti 536 butir pil ekstasi, yang diamankan salah satunya pelaku seorang oknum pejabat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi," kata Dewa Made Palguna, Senin (29/6/2026).

Ketiga tersangka masing-masing berinisial RE (48), BW (44), dan RB (46).

RB diketahui merupakan ASN yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan di Kanwil Ditjenpas Jambi.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di kawasan Lorong Sepakat, RT 29, Kelurahan Eka Jaya, Kota Jambi.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Jambi melalui serangkaian penyelidikan.

Saat melakukan penggerebekan, polisi lebih dulu menangkap tersangka RE di sebuah rumah.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan tas belanja yang disimpan di dalam lemari ruang tengah.

Di dalam tas tersebut terdapat tiga bungkus pil ekstasi merek Kerang dan satu bungkus pil ekstasi merek Marvell dengan total 536 butir.

Selain pil ekstasi, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa timbangan digital, kantong plastik, telepon genggam, kartu ATM, tas belanja, hingga satu unit sepeda motor Honda Supra yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, RE mengaku memperoleh pil ekstasi dari BW.

Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan berhasil menangkap BW di rumah mertuanya di kawasan Jalan Marsda Abdul Rahman Saleh, Kecamatan Jambi Selatan.

Penyidikan terus berlanjut setelah BW mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari RB.

Polisi kemudian menangkap RB saat berada di sebuah kafe di kawasan Jalan H. Adam Malik, Kecamatan Jambi Selatan.

"Kami berkomitmen memberantas peredaran gelap narkotika tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami juga masih mendalami asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar," ujar Dewa Made Palguna.

Menurutnya, penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya pemasok maupun jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, membenarkan salah satu pegawainya telah diamankan oleh kepolisian terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.

"Sikap kita jelas, yang jelas pasti kita mendukung menghormati proses hukum yang dilakukan oleh Polda Jambi," kata Irwan.

Ia menegaskan Ditjenpas memiliki komitmen tidak memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Menurut Irwan, surat pemberhentian sementara terhadap ASN yang menjadi tersangka juga telah diterbitkan oleh kementerian sambil menunggu proses hukum berjalan.

Kini ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Jambi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga masih terus menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di balik kasus tersebut.* (vo/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Personel Polda Aceh Raih Juara III Karate Kapolri Cup 2026, Harumkan Nama Daerah di Hari Bhayangkara ke-80
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Aceh Ikuti Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 Secara Virtual dari Car Free Day Banda Aceh
Mulai Berlaku! ASN Tanjungbalai Dilarang Gunakan Vape, Terlibat Narkoba, dan Judol
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Thailand-Aceh, Sita 325 Kg Sabu Kemasan Teh China
Ini Daftar Pasal yang Jerat Taufik Hidayat dalam Kasus Penyekapan YTR
Heboh "Satu Kompi TNI Bawa Kabur 16 Lembu" di Labuhanbatu, Dandim Bongkar Fakta Sebenarnya: Video Lama, Bukan Anggota TNI
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru