Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Guru Besar Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) itu bahkan mengaku telah menemukan fenomena serupa ketika menyusun disertasi doktoralnya pada 2013.
"Ketika saya menulis disertasi Doctor Ilmu
hukum (2013), saya menemukan bahwa, hampir sebagian besar Kepala Daerah di Indonesia melakukan perbuatan
gratifikasi dan korupsi, tapi tak semua dapat 'dijaring' oleh lembaga anti rasuah ini. Mereka-mereka yang terjaring adalah mereka-mereka yang bernasib 'sial' saja," paparnya.
Meski demikian, ia menegaskan Indonesia merupakan negara hukum sehingga seluruh proses hukum harus tetap dihormati dan ditegakkan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Tapi bagaimanapun juga sebagai negara hukum, hukum harus ditegakkan untuk mencapai cita-cita kemerdekaan," katanya.
Baca Juga:
Prof. OK. Saidin juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga besar MABMI, agar tidak saling menghujat maupun mengaitkan persoalan hukum tersebut dengan berbagai peristiwa masa lalu.
"Kita tidak sedang melakukan riset untuk mencari kebenaran dan tidak juga sedang mencari dukungan atau simpati massa. Kita serahkan sepenuhnya kepercayaan untuk menilai berbagai kasus yang terjadi saat ini kepada aparat penegak hukum," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia turut mengutip Surah Al-Hujurat ayat 11 yang berbunyi:
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim."
Di akhir pernyataannya, Prof. OK. Saidin mengajak masyarakat mendoakan agar Syah Afandin beserta keluarganya diberi ketabahan dalam menghadapi persoalan hukum tersebut.
"Marilah kita do'akan semoga Syah Afandin dan keluarga diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi permasalahan ini," harapnya.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.