BREAKING NEWS
Minggu, 12 Juli 2026

Kriminolog: Penjara Tak Selalu Bikin Jera Pelaku Narkoba, Banyak yang Kembali Terjerat Usai Bebas

Nurul - Jumat, 10 Juli 2026 22:10 WIB
Kriminolog: Penjara Tak Selalu Bikin Jera Pelaku Narkoba, Banyak yang Kembali Terjerat Usai Bebas
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Karena itu, upaya pemberantasan harus menyasar jaringan pengedar hingga bandar besar.

Selain itu, Adrianus menilai fasilitas rehabilitasi yang tersedia saat ini masih belum mampu menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.

"Negara perlu total dari sisi infrastruktur rehab, penindakan dan anggaran," ungkap dia.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengurangi stigma negatif terhadap pengguna narkoba yang ingin menjalani rehabilitasi agar mereka memiliki kesempatan untuk pulih.

Psikolog Klinis Senior sekaligus Direktur Personal Growth dan Tim Ahli Pokja Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI, Ratih Ibrahim, mengatakan program rehabilitasi yang dijalankan Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun lembaga lainnya cukup membantu menurunkan risiko penggunaan ulang narkoba.

Namun, menurutnya, rehabilitasi tidak cukup hanya dilakukan dalam waktu singkat.

"Namun, rehabilitasi tidak selalu identik dengan 'membuat jera'. Dalam pendekatan kesehatan masyarakat modern, ketergantungan narkoba dipandang sebagai kondisi kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang," kata dia.

Ratih menjelaskan bahwa kecanduan narkoba memiliki karakteristik yang mirip dengan penyakit kronis lainnya.

Karena itu, keberhasilan rehabilitasi tidak hanya diukur dari rasa takut terhadap hukuman, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup, kemampuan bekerja, dan berkurangnya penggunaan narkoba.

Setelah menjalani rehabilitasi atau bebas dari penjara, mantan pengguna narkoba masih menghadapi tantangan besar untuk kembali menjalani kehidupan normal.

Kesulitan memperoleh pekerjaan, stigma masyarakat, hingga hilangnya kepercayaan dari keluarga menjadi hambatan yang dapat meningkatkan risiko kambuh.

Ratih mengatakan dukungan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam proses pemulihan.

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan Pascabencana di Sumatera, Anggaran Capai Rp18,73 Triliun
Kejati Sumut Belum Dapat Perintah Usut Dugaan Penyelewengan MBG
KPK Ajukan Banding atas Vonis Dua Terdakwa Kasus Korupsi DJKA Wilayah Medan
Tim Hukum Roy Suryo Pecah, Ahmad Khozinudin Sentil Refly Harun: Tak Ada Etika, Main Serobot
Harta Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Naik Rp11,9 Miliar dalam Setahun, Ini Rinciannya
Dr. Budi Suryanto Dorong Sistem "Satu Tanah, Satu Surat, Satu Kepemilikan" untuk Akhiri Sengketa Agraria
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Mimpi Negeri Tanpa Amplop

Mimpi Negeri Tanpa Amplop

OlehHerman DirgantaraOur Government is the potent, the omnipresent teacher. For good or for ill, it teaches the whole people by its exampl

OPINI