BREAKING NEWS
Sabtu, 11 Juli 2026

Polisi Buka Peluang Periksa Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Pendalaman Kasus Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel

Raman Krisna - Jumat, 10 Juli 2026 22:56 WIB
Polisi Buka Peluang Periksa Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Pendalaman Kasus Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Penggeledahan dilakukan di beberapa tempat, di antaranya sebuah money changer dan kafe de'Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, serta sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Dari penggeledahan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa emas batangan dan mata uang asing dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto sebelumnya mengatakan penyidikan tiga perkara tersebut dilakukan melalui skema joint investigation bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Kasus yang didalami meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara yang disebut berkaitan dengan gangguan listrik atau blackout, dugaan korupsi ASABRI, serta perkara penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.

Dalam penggeledahan terbaru di sebuah ruko kawasan Cipete, penyidik terlihat membawa sejumlah barang bukti, mulai dari koper besar, tas, hingga perangkat komputer.

Sementara itu, Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah angkat bicara mengenai temuan uang dalam penggeledahan di kafe de'Clan Cipete dan rumah pribadi di kawasan Sentul, Bogor.

Febrie menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan bisnis yang ramai diberitakan di media sosial.

"Untuk terkait pemberitaan-pemberitaan tersebut makanya kita tunggu bagaimana nanti hasil penyidikannya dan sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa jampidsus tidak ada keterkaitan dalam bisnis apa yang telah diberitakan di medsos seperti di Cipete," kata Febrie.

Ia juga membenarkan bahwa rumah di kawasan Sentul yang digeledah penyidik merupakan rumah pribadinya.

"Yang kedua, tentang rumah Sentul, itu memang rumah pribadi Jampidsus yang sudah sejak lama. Itu bisa dilihat bagaimana kepemilikan sejak awal," ujarnya.

Terkait temuan uang tunai dalam bentuk rupiah, dolar Amerika Serikat, hingga dolar Singapura di rumah tersebut, Febrie mengatakan aset itu memiliki pemilik dan kegiatan yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Yang kedua, ini agar jelas untuk masyarakat dan teman-teman semua, bagaimana ada uang yang ditemukan di rumah Sentul, itu ada yang punya, ada kegiatannya, orang-orang kegiatan bisa ditanya, ada bangunannya, bisa nanti dicek," katanya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Berhenti di 12 Lokasi! Polisi Akan Geledah Titik Baru dalam Kasus Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Fantastis! Ini Rincian Barang Bukti yang Disita Polisi dari Kasus Dugaan Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Polri Segera Umumkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara, ASABRI, dan Krakatau Steel
Kriminolog: Penjara Tak Selalu Bikin Jera Pelaku Narkoba, Banyak yang Kembali Terjerat Usai Bebas
Kesaksian Baron Gegerkan Sidang Korupsi Smartboard Langkat: Saya Antar Uang Rp2,5 Miliar ke Rumah Saipul Abdi
Kapolda Aceh Hadiri Peresmian Bendungan Rukoh, Presiden Prabowo Sebut Infrastruktur Air Kunci Ketahanan Pangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru