Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Penggeledahan dilakukan di beberapa tempat, di antaranya sebuah money changer dan kafe de'Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, serta sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Dari penggeledahan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa emas batangan dan mata uang asing dengan nilai mencapai miliaran rupiah.
Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto sebelumnya mengatakan penyidikan tiga perkara tersebut dilakukan melalui skema joint investigation bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Kasus yang didalami meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara yang disebut berkaitan dengan gangguan listrik atau blackout, dugaan korupsi ASABRI, serta perkara penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.
Dalam penggeledahan terbaru di sebuah ruko kawasan Cipete, penyidik terlihat membawa sejumlah barang bukti, mulai dari koper besar, tas, hingga perangkat komputer.
Sementara itu, Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah angkat bicara mengenai temuan uang dalam penggeledahan di kafe de'Clan Cipete dan rumah pribadi di kawasan Sentul, Bogor.
Febrie menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan bisnis yang ramai diberitakan di media sosial.
"Untuk terkait pemberitaan-pemberitaan tersebut makanya kita tunggu bagaimana nanti hasil penyidikannya dan sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa jampidsus tidak ada keterkaitan dalam bisnis apa yang telah diberitakan di medsos seperti di Cipete," kata Febrie.
Ia juga membenarkan bahwa rumah di kawasan Sentul yang digeledah penyidik merupakan rumah pribadinya.
"Yang kedua, tentang rumah Sentul, itu memang rumah pribadi Jampidsus yang sudah sejak lama. Itu bisa dilihat bagaimana kepemilikan sejak awal," ujarnya.
Terkait temuan uang tunai dalam bentuk rupiah, dolar Amerika Serikat, hingga dolar Singapura di rumah tersebut, Febrie mengatakan aset itu memiliki pemilik dan kegiatan yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Yang kedua, ini agar jelas untuk masyarakat dan teman-teman semua, bagaimana ada uang yang ditemukan di rumah Sentul, itu ada yang punya, ada kegiatannya, orang-orang kegiatan bisa ditanya, ada bangunannya, bisa nanti dicek," katanya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.