Tak Bisa Asal Tetapkan! BNPB Bongkar Syarat Karhutla Bisa Naik Jadi Bencana Nasional
BATU Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan penetapan status kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasio
NASIONAL
BANDA ACEH — Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap Tim Rimueng Koetaradja Satreskrim Polresta Banda Aceh. Sepeda motor hasil curian yang sempat dijual ke wilayah Aceh Utara juga berhasil ditemukan petugas.
Kedua pelaku berinisial MA alias Black (26) dan AK alias Apin (25), warga Banda Aceh, diamankan setelah terlibat pencurian sepeda motor Honda CRF milik korban Risky Ramadhani (22).
Aksi pencurian tersebut terjadi pada Minggu (5/7/2026) di area parkiran Warung Kopi HF Kopi, Gampong Lamgugob, Banda Aceh.Baca Juga:
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, korban kehilangan sepeda motornya setelah memarkir kendaraan tersebut sekitar pukul 15.00 WIB.
"Korban kemudian hendak pulang sekitar pukul 19.00 WIB dan mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak berada di lokasi parkir," ujar Dizha, Rabu (15/7/2026).
Petugas kemudian melakukan penyelidikan dengan memanfaatkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil penyelidikan, Tim Rimueng Koetaradja menemukan identitas pelaku yang melakukan pencurian menggunakan alat bantu kunci letter T serta sepeda motor Honda Beat sebagai kendaraan pendukung.
Setelah melakukan pengembangan, petugas menangkap MA alias Black di kediamannya kawasan Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku melakukan aksi tersebut bersama rekannya AK alias Apin yang kemudian turut diamankan di kawasan Kampung Laksana, Banda Aceh.
Kepada penyidik, Apin mengungkapkan sepeda motor hasil curian telah dijual kepada seseorang di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara dengan harga Rp5,5 juta.
Sementara itu, alat yang digunakan untuk melakukan pencurian berupa kunci letter T disebut telah dibuang pelaku ke sungai di wilayah Kota Lhokseumawe.
Petugas Polresta Banda Aceh kemudian berkoordinasi dengan Polsek Paya Bakong untuk melakukan pencarian barang bukti. Hasilnya, sepeda motor milik korban berhasil ditemukan, sementara pihak yang diduga sebagai penadah masih dalam pencarian.
"Sepeda motor berhasil ditemukan, namun pembeli atau penadah belum berada di lokasi. Saat ini masih dilakukan pencarian," kata Kompol Dizha.
Kini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polresta Banda Aceh untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Polisi juga masih memburu Nazaruddin yang diduga sebagai pihak yang menerima atau membeli kendaraan hasil pencurian tersebut.* (dh)
BATU Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan penetapan status kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasio
NASIONAL
MEDAN Perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus membangun lingkungan kerja dan organisasi yang harm
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan program Teras Pelajar Sumut Berkah sebagai wadah kreativi
PENDIDIKAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, mengikuti konferensi pers Kapolri dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumut Meno
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian telepon genggam (HP) milik pedagang di Kota Banda Aceh,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peneliti Bonatua Silalahi melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Badan Pengawas Pem
POLITIK
BANDA ACEH Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., mengisi kuliah tamu di Un
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Bentrokan yang diduga melibatkan dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut bersilaturahmi sekaligus diskusi program pemberdayaa
PERTANIAN AGRIBISNIS
TAPANULI TENGAH Seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial ESS (42) tewas setelah terlindas truk tronton di Jalan SibolgaBarus Km 45
PERISTIWA