Anggaran Iklan BJB Rp 409 Miliar Bocor Jadi Korupsi, KPK Tahan 4 Tersangka
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. Sebanyak 13 saksi dipanggil untuk menjalani pemeriksaan, namun hanya tujuh orang yang hadir.
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti sekaligus memperjelas konstruksi perkara dan menelusuri aset yang diduga berkaitan dengan hasil tindak pidana.
"Tim Penyidik telah memanggil 13 orang saksi untuk dimintai keterangannya dan yang hadir memenuhi panggilan penyidik yaitu sebanyak 7 orang saksi," kata Anang, Senin (10/8/2026).Baca Juga:
Tujuh saksi yang hadir masing-masing berinisial TTS dan BH dari PT TBI, TB selaku direktur OBP, ACT yang berprofesi sebagai pengacara, S dari Bank Indonesia, MM dari PT P, serta RC dari PT BBBU.
Anang mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan sesuai ketentuan hukum acara yang berlaku. Keterangan mereka diperlukan untuk membantu penyidik mengungkap aliran aset yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
"Proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran terhadap aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana," ujarnya.
Diketahui, Kejagung sebelumnya menerima pelimpahan dua tersangka dari Polda Metro Jaya, yakni pihak swasta Don Ritto dan eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.
Dalam pengembangan perkara tersebut, Tim 9 Kejagung juga menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait dugaan TPPU. Perkara itu berkaitan dengan temuan emas batangan dan uang tunai dalam jumlah besar saat penggeledahan di sejumlah lokasi.
Penggeledahan sebelumnya dilakukan di sebuah kafe di Jakarta. Penyidik menemukan brankas tersembunyi yang berisi uang SGD 3.130.000, USD 889.965, serta Rp259.159.000. Nilai keseluruhannya disebut mencapai sekitar Rp60 miliar setelah dikonversikan ke rupiah.
Sementara dalam penggeledahan di kawasan Sentul, Jawa Barat, penyidik menemukan brankas berisi sejumlah koper. Di dalamnya terdapat sekitar 74 kilogram emas batangan, USD 4.767.300, SGD 14.083.800, serta uang tunai Rp100 juta.
Nilai aset yang ditemukan di lokasi Sentul tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.
Kejagung masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul serta keterkaitan aset-aset tersebut dengan dugaan tindak pidana pencucian uang yang sedang disidik.* (oz/dh)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 16 saksi dalam penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto menyebut perburuan pengusaha minyak ters
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,75 memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, khu
EKONOMI
JAKARTA Konten kreator Bigmo alias Muhammad Jannah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026), terkait dugaan eksploitas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah diproyeksikan kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (11/8/2026). Penguata
EKONOMI
JAKARTA Sebanyak 1.147 personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) disiapkan untuk mengamankan rangkaian peringatan HUT ke81 Kemerd
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan kondisi keamanan nasional menjelang peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI dalam keadaan mantap dan terkendali.
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2013 tentang Lembaga Kemasyarak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan sejumlah inovasi teknologi untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gr
SAINS DAN TEKNOLOGI