Trauma Insiden Joget Tahun Lalu, DPD Pastikan Sidang Tahunan MPR 2026 Lebih Khidmat
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin memastikan tidak akan ada lagi lagu yang dapat memicu anggota DPR maupun DPD berjoget dalam Si
POLITIK
JAKARTA – Polisi mengungkap sosok yang mengajukan tantangan hafalan Al Quran berhadiah minuman keras (miras) dalam acara The Sounds Project di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara. Berdasarkan pemeriksaan awal, tantangan tersebut diduga dibuat secara spontan oleh salah satu pengunjung yang mengambil mikrofon di lokasi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah pihak terkait kejadian tersebut. Mereka di antaranya manajemen, penyelenggara acara, pemilik merek minuman, serta beberapa pengunjung yang mengetahui kejadian tersebut.
"Pengunjung tersebut kemudian mengambil mikrofon dan secara spontan melakukan challenge. Namun, aspek hukumnya masih akan kami dalami melalui pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," kata Iman dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2026).Baca Juga:
Polisi disebut telah mengantongi identitas pengunjung yang melakukan tantangan tersebut. Penyidik akan meminta keterangan yang bersangkutan untuk mendalami latar belakang serta rangkaian kejadian.
"Kami juga sudah mengidentifikasi pihak yang melakukan challenge tersebut," ujar Iman.
Selain memeriksa para pihak, polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian di Ecopark, Ancol. Penyidik turut memeriksa sejumlah dokumen terkait penyelenggaraan festival musik dan aktivitas produsen minuman di lokasi tersebut.
Kasus ini mencuat setelah video tantangan hafalan Al Quran dengan imbalan minuman keras beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sekelompok orang berada di depan booth produk Newport.
Seorang perempuan mengenakan pakaian putih terlihat memegang mikrofon sambil melantunkan ayat suci Al Quran. Setelah selesai, orang-orang yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan respons dengan bersorak.
Dalam unggahan lain yang dibuat pembawa acara atau MC bernama Ega di media sosial, disebutkan bahwa tantangan tersebut berasal dari audiens yang berada di depan booth produk minuman.
Ega kemudian menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Ia menjelaskan pihak brand tidak terkait dengan tantangan yang dilakukan di lokasi karena kegiatan itu disebut berasal secara spontan dari pengunjung.
"Dengan ini menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang berlangsung pada saat itu," tulis Ega dalam unggahannya, Selasa.
Menurut Ega, dirinya lalai karena membiarkan seorang audiens mengambil alih mikrofon yang seharusnya berada dalam kendalinya sebagai pembawa acara.
"Audiens tersebut langsung memberikan sayembara melafalkan salah satu surat kepada pengunjung lain dengan imbalan yang ditawarkan oleh audience tersebut," sambung Ega.
Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami aspek hukum dari kejadian tersebut, termasuk dugaan penistaan agama yang dilaporkan sejumlah pihak.
Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap mengetahui rangkaian kejadian untuk memastikan bagaimana tantangan tersebut berlangsung serta siapa saja yang terlibat.
Peristiwa tersebut mendapat sorotan luas setelah video kegiatan beredar di media sosial dan menuai kecaman. Sejumlah laporan juga telah dibuat terkait kejadian tersebut.
Manajemen dan pihak terkait dilaporkan ke Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, serta Polsek Pademangan.
Pihak penyelenggara sebelumnya menyatakan mengecam penggunaan ayat suci Al Quran dalam aktivitas tersebut. Sementara pihak brand yang booth-nya menjadi lokasi kejadian juga memberikan klarifikasi bahwa tantangan tersebut bukan bagian dari program promosi yang mereka rencanakan.
Polisi hingga kini masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut.
Hasil pemeriksaan terhadap pengunjung yang diduga membuat challenge serta pihak-pihak lain yang telah diperiksa akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.* (k/dh)
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin memastikan tidak akan ada lagi lagu yang dapat memicu anggota DPR maupun DPD berjoget dalam Si
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyiapkan sejumlah bukti, saksi, hingga ahli untuk menghadapi sidang
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Menurutnya, penggu
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat Indonesia. Meski hidup dalam kete
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menutup secara permanen 504 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah hingga 10 Agustus 2026
NASIONAL
TANJUNGBALAI Tiga pekerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, mengalami kecelakaan kerja saat menghias tugu
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (13/8/2026). IHSG turun 72,08 poin atau 1,13 ke level
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Berdasarkan data Bloo
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut dugaan tindak pidana korupsi terkait praktik transfer pricing yang melibatkan PT Toba Pulp L
HUKUM DAN KRIMINAL