Supris Resmi Bergabung, Koti Pemuda Pancasila Sumut Gelar Syukuran dan Santuni Puluhan Anak Yatim
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
DAIRI — Seorang dokter umum di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Nico Tjowandi (61), menjadi korban perampokan di rumahnya setelah selesai membuka praktik, Rabu, 2 September 2026 malam.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah Nico di Jalan Tembakau, Kecamatan Sidikalang, sekitar pukul 20.15 WIB.
Saat kejadian, Nico berada seorang diri di rumah karena asistennya telah lebih dahulu pulang.Baca Juga:
Nico mengatakan pintu rumah saat itu sudah ditutup, tetapi belum sempat dikunci. Pelaku kemudian masuk dan mengancam korban menggunakan pisau.
"Saat itu saya sudah menutup pintu namun belum terkunci. Saat itu pelaku langsung masuk dan mengancam saya menggunakan pisau," ujar Nico di sela-sela wawancara awal bersama petugas kepolisian.
Pelaku diketahui mengenakan penutup wajah saat beraksi.
Setelah mengancam korban, pelaku mengikat tangan dan kaki Nico menggunakan lakban. Mulut korban juga ditutup dengan lakban.
Dalam kondisi tidak berdaya, Nico tidak dapat melakukan banyak perlawanan.
Pelaku kemudian mengambil sejumlah barang berharga yang berada di dalam rumah.
Pelaku mengambil uang tunai yang disimpan Nico di dalam laci.
Uang tersebut merupakan hasil praktik dan terdiri dari pecahan Rp20 ribu dengan total sekitar Rp2 juta.
Selain uang tunai, pelaku membawa kabur cincin emas pernikahan milik Nico dengan berat sekitar 4 gram.
Sebuah telepon seluler Nokia versi lama milik korban juga ikut dibawa.
Setelah mengambil barang-barang tersebut, pelaku meninggalkan rumah korban.
Meski wajah pelaku tertutup, Nico mengaku masih mengenali suara dan ciri fisik orang tersebut. Ia menduga pelaku merupakan mantan pasiennya.
"Saya tidak asing dengan perawakan suara serta bentuk tubuhnya yang tinggi dan kurus. Seperti mantan pasien saya," kata Nico.
Namun, dugaan Nico tersebut belum dapat dipastikan.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan hubungan antara pelaku dengan korban.
Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan mengatakan polisi masih mengembangkan penyelidikan terkait perampokan tersebut.
"Lagi pengembangan penyelidikan," kata Syahril.
Penyidik masih mendalami keterangan korban dan mengumpulkan sejumlah petunjuk untuk mengidentifikasi pelaku.
Polisi juga menyelidiki apakah pelaku beraksi seorang diri atau melibatkan pihak lain.
Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas pelaku secara resmi.
Barang-barang milik korban yang dibawa kabur juga belum diketahui apakah telah berhasil ditemukan.
Kasus perampokan terhadap dokter tersebut masih dalam proses penyelidikan Polres Dairi.* (km/ad)
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
DELI SERDANG Dugaan keracunan setelah sejumlah siswa SMAN 1 Lubukpakam mengalami sakit perut usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG)
PERISTIWA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yan
EKONOMI
OlehMargarito KamisINDONESIA harus diakui, mengambil rute organik yang berbeda dengan premis dasar liberalisme dan kapitalisme, dua kembara
OPINI
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta wilayah Areal Penggunaan Lain (APL) yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (k
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan hujan deras menjadi salah satu cara efektif untuk meng
NASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik putusan Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta yang menghapus pidana tambahan berup
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang meninjau pembangunan gedung kantor dinas di kawasan Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan swasembada pangan merupakan bagian penting dari kedaulat
EKONOMI
JAKARTA Polri mencatat sebanyak 112 orang telah ditetapkan sebagai tersangka atau terduga dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lah
HUKUM DAN KRIMINAL