Supris Resmi Bergabung, Koti Pemuda Pancasila Sumut Gelar Syukuran dan Santuni Puluhan Anak Yatim
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
JAKARTA — Kejaksaan Agung menyita sejumlah aset milik mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang ditaksir bernilai Rp8,4 miliar.
Penyitaan tersebut dilakukan dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengatakan, total aset milik Dadan yang disita penyidik diperkirakan mencapai Rp8.436.069.815.Baca Juga:
"Nilai estimasi atau total aset yang disita dari Sdr. DH diperkirakan sebesar Rp8.436.069.815," ucap Anang Supriatna melalui keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).
Penyitaan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Prin-33/F.2/Fd.2/05/2026 tanggal 29 Mei 2026.
Anang mengatakan penyidik menyita sejumlah barang mewah dan kendaraan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
"Barang mewah dan kendaraan satu buah kotak warna hijau berisi jam tangan Rolexestimasi nilai Rp300.000.000, satu unit Mobil Toyota Innova Zenix berwarna hitam dengan nomor polisi B 1652 EII," jelasnya.
Selain barang tersebut, penyidik menyita uang tunai yang ditemukan di dalam kotak penyimpanan atau cash box.
Uang yang disita terdiri atas:
- 75.000 dolar Singapura atau 75 lembar pecahan 1.000 dolar Singapura.
- 30.000 dolar Singapura atau 300 lembar pecahan 100 dolar Singapura.
- 20.000 dolar Amerika Serikat atau 200 lembar pecahan 100 dolar AS.
- 1.600 dolar AS atau 16 lembar pecahan 100 dolar AS.
- 900 dolar Singapura atau 9 lembar pecahan 100 dolar Singapura.
- 900 dolar Singapura atau 18 lembar pecahan 50 dolar Singapura.
- 44.000 dolar Singapura atau 44 lembar pecahan 1.000 dolar Singapura.
- Rp20 juta atau 200 lembar pecahan Rp100 ribu.
Penyidik juga menyita sejumlah kendaraan dan uang tunai yang ditemukan di sebuah apartemen di kawasan Sentul, Jawa Barat.
Aset dan uang yang disita dari lokasi tersebut antara lain:
- Mobil Suzuki Carry Pickup warna putih dengan nomor polisi D 8649 UK, serta uang USD240.000 atau 2.400 lembar pecahan USD100 yang disimpan dalam box besi warna biru.
- Mobil Honda WRV warna merah dengan nomor polisi F 1527 ABX, uang USD20.000 atau 200 lembar pecahan USD100, Rp4.950.000 dalam pecahan Rp50.000, dan Rp4 juta dalam pecahan Rp20.000.
- Uang Rp990.000 dalam pecahan Rp10.000.
- Mobil Toyota Avanza warna putih dengan nomor polisi B 1547 SZP serta uang tunai Rp24,5 juta dalam pecahan Rp100.000.
Selain itu, penyidik menyita uang tunai lainnya senilai Rp540.293.375 yang diduga milik Dadan.
Anang mengatakan seluruh barang bukti dan aset yang disita telah mendapatkan persetujuan penyitaan dari Ketua Pengadilan Negeri.
"Terhadap seluruh barang bukti/aset tersebut, Penyidik telah mengantongi dan menetapkan Persetujuan Penyitaan dari Ketua Pengadilan Negeri. Seluruh aset yang disita nantinya akan difungsikan sebagai pembayaran Uang Pengganti dalam penanganan perkara a quo," tuturnya.
Penyitaan aset tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis periode 2025 hingga 2026.
Kejagung masih melakukan penyidikan untuk mengungkap dugaan tindak pidana dalam pengelolaan program tersebut serta menelusuri aset-aset yang berkaitan dengan perkara.* (km/ad)
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
DELI SERDANG Dugaan keracunan setelah sejumlah siswa SMAN 1 Lubukpakam mengalami sakit perut usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG)
PERISTIWA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yan
EKONOMI
OlehMargarito KamisINDONESIA harus diakui, mengambil rute organik yang berbeda dengan premis dasar liberalisme dan kapitalisme, dua kembara
OPINI
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta wilayah Areal Penggunaan Lain (APL) yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (k
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan hujan deras menjadi salah satu cara efektif untuk meng
NASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik putusan Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta yang menghapus pidana tambahan berup
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang meninjau pembangunan gedung kantor dinas di kawasan Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan swasembada pangan merupakan bagian penting dari kedaulat
EKONOMI
JAKARTA Polri mencatat sebanyak 112 orang telah ditetapkan sebagai tersangka atau terduga dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lah
HUKUM DAN KRIMINAL