Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN - Polrestabes Medan menetapkan satu tersangka dalam kasus ledakan rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Medan. Polisi juga telah menemukan titik kebocoran pipa gas metana yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak mengatakan titik kebocoran ditemukan pada pipa yang berada di bawah tanah lantai satu rumah. Temuan itu menjadi bagian dari proses penyidikan kasus ledakan yang menewaskan tiga orang.
"Sudah kami temukan pipa yang bocor di bawah tanah, lantai satu," kata Calvijn saat memberikan keterangan kepada DPRD Sumut, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga:
Calvijn mengatakan penyidik juga menemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik terakhir sebelum ledakan terjadi. Temuan tersebut menjadi salah satu materi dalam penyidikan untuk mengungkap penyebab peristiwa.
Polrestabes Medan sebelumnya telah menaikkan penanganan perkara ke tahap penyidikan. Setelah dilakukan gelar perkara khusus bersama tim gabungan, polisi kemudian menetapkan satu tersangka.
"Ada satu tersangka yang sudah ditetapkan," ujar Calvijn.
Meski demikian, penyidikan masih terus berjalan. Polisi masih mendalami keterangan tersangka untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban dalam kasus tersebut.
"Masih perlu didalami keterangan tersangka dengan potensi diduga adanya tersangka lainnya," sebut Calvijn.
Dalam penanganan perkara, Polrestabes Medan dan Polda Sumut membentuk tim gabungan yang melibatkan Inafis, Bid Labfor, Krimum, Itwasda, Propam, serta penyidik Polrestabes Medan.
Tim tersebut juga telah memeriksa sedikitnya 36 saksi dari sejumlah klaster, mulai dari lingkungan perumahan, pemilik rumah, hingga pihak eksternal yang berkaitan dengan pembangunan dan instalasi saluran gas.
Pemeriksaan turut dilakukan terhadap pihak PGN selaku instansi pemilik saluran gas di kompleks tersebut untuk mengetahui rangkaian peristiwa dan kemungkinan faktor yang menyebabkan kebocoran.
Peristiwa ledakan rumah di Kompleks Grand Polonia itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat. Korban meninggal terdiri dari istri pemilik rumah, baby sitter, dan seorang asisten rumah tangga.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.