Peneliti Anthropic Peringatkan Risiko AI Picu Kiamat Manusia dalam 10 Tahun!
JAKARTA Risiko kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terhadap masa depan manusia kembali menjadi sorotan. Evan Hubinger, p
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA — Ustaz Das'ad Latif menyampaikan usulan kontroversial terkait hukuman bagi pelaku korupsi.
Ia mengusulkan agar koruptor yang telah terbukti bersalah dan memiliki kekuatan hukum tetap dikenai hukuman potong tangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Das'ad Latif dalam potongan ceramah bertajuk "Ini Sekadar Saran Saja" pada Rabu, 9 September 2026.Baca Juga:
Dalam ceramahnya, Das'ad secara khusus membahas pelaku korupsi yang telah menjalani proses hukum dan dinyatakan terbukti bersalah.
"Koruptor yang sudah divonis nyata bersalah, terbukti dan meyakinkan melawan hukum, potong saja tangannya satu," kata Ustaz Das'ad Latif.
Menurut Das'ad, hukuman tersebut dapat memberikan efek jera.
Ia menilai hukuman yang berat dapat membuat orang yang telah melakukan korupsi maupun mereka yang berniat melakukan korupsi berpikir ulang.
Das'ad kemudian kembali menjelaskan pandangannya mengenai hukuman bagi koruptor.
"Koruptor kau potong satu tangannya, hilang nyalinya itu koruptor," imbuh Ustaz Das'ad Latif.
Ia juga mengaitkan usulannya dengan pembahasan mengenai RUU Perampasan Aset.
Menurut dia, proses pembahasan regulasi tersebut membutuhkan waktu yang panjang.
"Daripada kita habis ratusan miliar merancang undang-undang perampasan aset, bertahun-tahun belum diresmikan dan disahkan, lebih baik itu yang sudah nyata, korupsi Rp1 triliun gak usah tembak mati, potong saja satu tangannya," kata Ustaz Das'ad Latif.
Dalam pandangannya, hukuman tersebut dinilai dapat menimbulkan rasa takut bagi orang yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Ia kemudian kembali menegaskan bahwa usulan tersebut ditujukan kepada orang yang telah terbukti melakukan korupsi.
"Lebih baik itu yang sudah nyata korupsi satu. Enggak usah tembak m4ti. Potong saja tangannya sampai di siku. Saya yakin korupsi akan hilang," kata dia.
Dalam potongan ceramah yang sama, Das'ad Latif juga membandingkan pendekatan pemberantasan korupsi di Indonesia dengan negara lain.
Ia menyebut China dan mengaitkannya dengan pemerintahan Xi Jinping sebagai contoh yang menurutnya menerapkan hukuman tegas terhadap korupsi.
"Mana buktinya? Faktanya, belajar dari China Xi Jinping, itu sudah nyata, Saudi koruptor diberikan hukum Qisas, potong kepalanya, di Indonesia malah potong masa tahanan, bagaimana enggak pada korupsi?," ujar Das'ad.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari pandangannya mengenai pentingnya hukuman yang dianggap mampu memberikan efek jera kepada pelaku korupsi.
Das'ad Latif menilai persoalan korupsi bukan hanya berkaitan dengan besarnya kerugian negara.
Menurut pandangannya, hukuman terhadap pelaku juga perlu memberikan efek pencegahan agar tindakan serupa tidak kembali terjadi.
Usulan tersebut merupakan pandangan yang disampaikan Das'ad Latif dalam ceramahnya.
Penerapan hukuman pidana terhadap pelaku korupsi tetap harus mengacu pada hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.* (di/ad)
JAKARTA Risiko kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terhadap masa depan manusia kembali menjadi sorotan. Evan Hubinger, p
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan, warga
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Ketua Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (MPW ICMI) Aceh, Dr Taqwaddin, mengajak para cendekiawa
NASIONAL
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB dengan outlook stabil dari S&
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah Rakyat memperkuat standar operasional prosedur (SOP)
PENDIDIKAN
BEKASI Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya menindak tegas praktik pungutan liar (pungli), premanisme, dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Enam organisasi yang tergabung dalam Jejaring Rakyat Miskin Indonesia menyampaikan sejumlah usulan dalam penyusunan Rancangan Un
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Polisi mengamankan seorang pria berinisial IA (40), warga Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, yang diduga terlibat ka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA TNI Angkatan Udara berjanji mengusut tuntas kematian Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF) yang diduga berkaitan dengan tindakan sen
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim penasihat hukum terdakwa Dante Sinaga menilai putusan majelis hakim dalam perkara korupsi penjualan aluminium alloy PT Indones
HUKUM DAN KRIMINAL