Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Hakim kemudian meminta Faizal menjelaskan maksud pernyataannya mengenai rumah hakim dan jaksa.
"Saksi! Mau apa? Mau ancam apa? Rumah saya? Saya nggak punya rumah ya, sampai sekarang belum punya rumah ya," ujar hakim.
"Tolong, tolong, tolong itu dipertegas! Hubungan sosial atau korupsi?" ujar Faizal.
"Sudah, silakan. Silakan, boleh, boleh pulang, ya. Mau apa? Membakar rumah saya? Saya nggak punya rumah," ujar hakim.
"Hei, saya tidak bilang bakar! Saya minta bantuan hakim menegakkan hukum," ujar Faizal.
"Tentunya kami menegakkan hukum dan keadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, ya. Silakan," ujar hakim.
"Anda merampok hak rakyat! Anda merampok hak rakyat," jawab Faizal.
"Silakan, sudah ya. Sidang kita skors, ya," jawab hakim.
Majelis hakim kemudian menskors persidangan. Namun, Faizal masih menyampaikan sejumlah pernyataan dari ruang sidang.
"Status barangnya Anda rampok, lho! Penipu," ujar Faizal.
"Kita lanjutkan nanti, ya, kalau sudah kondusif," ujar hakim.
"Merdeka! Kita akan datang ke pengadilan lagi untuk menuntut hak-hak kita! Jaksa-jaksa nakal ini, kalian merasa paling malaikat kalian! Ditemukan banyak kesalahan di internal KPK! Tidak malu kalian! Membuat berita-berita teror pegawai-pegawai kecil!" ujar Faizal.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.