DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
ASSAM - Pemerintah negara bagian Assam, India, menangkap sedikitnya 81 orang yang dituduh menunjukkan simpati terhadap Pakistan di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Penangkapan dilakukan setelah aparat memantau aktivitas media sosial yang dianggap berseberangan dengan kepentingan nasional India.
Kepala Menteri Assam, Himanta Biswa Sarma, yang juga anggota partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP), menyebut para tersangka sebagai "anti-nasional".
"Sistem kami terus melacak unggahan anti-nasional di media sosial dan mengambil tindakan," tegas Sarma, seperti dikutip AFP.
Polisi Assam mengonfirmasi bahwa salah satu penangkapan dilakukan terhadap seorang pengguna Instagram yang mengunggah bendera Pakistan di akunnya. Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut tentang rincian penangkapan lainnya.
Langkah pengetatan ruang digital ini menyusul insiden serangan terhadap wisatawan sipil di Kashmir yang dikelola India pada 22 April lalu, yang menewaskan tujuh warga sipil. India menuduh Pakistan mendukung kelompok militan yang bertanggung jawab atas serangan itu — tuduhan yang dibantah Pakistan.
Ketegangan antara India dan Pakistan meningkat tajam usai insiden Kashmir, dengan bentrokan militer yang berlangsung selama empat hari. Gencatan senjata akhirnya disepakati pada 10 Mei, namun hubungan bilateral masih berada dalam kondisi rapuh. Ini disebut sebagai eskalasi paling serius sejak konflik Kargil tahun 1999.
Selain menangkap simpatisan Pakistan, otoritas India juga menindak tegas kasus dugaan spionase. Pada Mei 2025, badan antiterorisme India menangkap seorang perwira polisi paramiliter yang diduga membocorkan informasi ke Pakistan. Sedikitnya 10 orang lainnya ditahan atas tuduhan serupa sepanjang bulan itu.
Kepala Menteri Sarma juga meningkatkan pengawasan terhadap migrasi ilegal dari Bangladesh. Assam, yang berbatasan langsung dengan negara tersebut, dilaporkan menjadi jalur utama masuknya migran. Antara 27–29 Mei, menurut laporan Times of India, sebanyak 49 warga Bangladesh dideportasi ke wilayah perbatasan, meskipun belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Assam.
Hubungan antara India dan Bangladesh juga disebut sedang memburuk sejak pergantian pemerintahan di Dhaka tahun lalu. Bangladesh kini dilaporkan mulai mendekat ke China dan Pakistan, memicu kekhawatiran baru dalam dinamika geopolitik kawasan Asia Selatan.*
(kp/j006)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN