Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
TEL AVIV - Ketegangan militer antara Israel dan Iran kian mengkhawatirkan. Di tengah hujan rudal balistik dari Iran, laporan terbaru mengungkapkan bahwa Israel hampir kehabisan interceptor rudal canggih Arrow, sistem pertahanan andalan mereka untuk menghadang ancaman jarak jauh.
Menurut pejabat senior Amerika Serikat yang dikutip The Wall Street Journal, persediaan rudal pencegat Arrow diperkirakan hanya cukup untuk 10–12 hari ke depan, jika Iran mempertahankan intensitas serangannya saat ini.
"Sistem sudah kewalahan. Sebentar lagi, mereka mungkin harus memilih rudal mana yang akan dicegat," ungkap seorang sumber intelijen AS.
Sistem Arrow dikembangkan Israel bersama AS untuk mencegat rudal balistik pada ketinggian tinggi. Namun kini, keandalan sistem ini terancam akibat tingginya laju penggunaan dan terbatasnya suplai.
Menyadari situasi genting ini, Pentagon diam-diam telah mengirim bantuan tambahan, termasuk pengerahan kapal perusak, pesawat tempur, serta sistem pertahanan rudal di wilayah Timur Tengah guna mendukung operasi pencegatan.
Menurut harian keuangan Israel The Marker, biaya operasi pertahanan rudal Israel mencapai USD 285 juta per malam atau sekitar Rp 4,6 triliun. Setiap rudal interceptor Arrow sendiri berharga sekitar USD 3 juta atau Rp 49,2 miliar.
Lebih jauh, laporan Financial Express menyebutkan bahwa Israel menghabiskan USD 725 juta per hari (sekitar Rp 11,8 triliun) untuk mempertahankan diri dari serangan Iran. Ini belum termasuk potensi kerugian infrastruktur dan ekonomi lainnya.
Dalam dua hari pertama operasi militer terhadap Iran, Israel dilaporkan menghabiskan USD 1,45 miliar (Rp 23,6 triliun). Pengeluaran ini mencakup:
USD 593 juta (Rp 9,6 triliun) untuk serangan ofensif (udara, amunisi, logistik)
Sisanya untuk pertahanan rudal, logistik, dan pengerahan pasukan cadangan.
Kekhawatiran atas efektivitas sistem pertahanan semakin nyata ketika rudal Iran berhasil menembus sistem pertahanan dan menghantam area militer di Tel Aviv serta kilang minyak di Haifa. Video terbaru juga menunjukkan serangan langsung ke fasilitas intelijen Israel di utara Tel Aviv.
Situasi ini memperlihatkan bahwa meskipun Israel memiliki sistem pertahanan rudal berlapis seperti Iron Dome, David's Sling, dan Arrow, namun serangan Iran yang berkelanjutan mulai menunjukkan dampak nyata.
Ketahanan pertahanan Israel tengah diuji. Ketergantungan pada sistem rudal yang mahal dan terbatas menimbulkan pertanyaan besar: Berapa lama lagi Israel bisa bertahan tanpa dukungan penuh dari AS atau eskalasi militer besar-besaran?
Apabila konflik terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga minyak dunia akan melonjak akibat ketidakstabilan di kawasan—terutama jika Iran menutup Selat Hormuz.*
(oz/j006)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL